Jurnal perjalanan / Promo & News

Gunung Sumbing Terbakar 19 Oktober 2026: 152 Pendaki Dievakuasi

Gunung Sumbing terbakar di Petak 29 via Gajahmungkur Wonosobo. 152 pendaki dievakuasi selamat, api belum padam dan pemadaman lanjut 20 Oktober.

Gunung Sumbing Terbakar 19 Oktober 2026: 152 Pendaki Dievakuasi
Promo & News / Stevanya Travel Journal
Dalam cerita ini
Baca jugaGunung Lawu Ditutup 13 Oktober 2026: Pendakian Belum DibukaPromo & News

Gunung Sumbing terbakar di Petak 29, jalur Gajahmungkur, Kecamatan Kalikajar, Kabupaten Wonosobo, Senin (19/10/2026) sekitar pukul 15.00 WIB. Sebanyak 152 pendaki yang terdata di Basecamp Garung dan Gajahmungkur sudah dievakuasi dan dinyatakan selamat.

Api belum padam sampai Selasa dini hari. Tim gabungan ditarik turun karena angin kencang dan vegetasi kering membuat operasi malam terlalu berbahaya. Pemadaman dijadwalkan lanjut Selasa pagi.

Ringkas 5 Poin

  1. Kebakaran masuk sekitar pukul 15.00 WIB, lokasi Petak 29 via Gajahmungkur, Kalikajar, Wonosobo.
  2. Titik api berada di ketinggian 2.500 sampai 2.709 mdpl, kawasan hutan KPH Kedu Utara.
  3. Sebanyak 152 pendaki terdaftar dievakuasi ke bawah, seluruhnya selamat.
  4. Api belum padam karena angin kencang, tim ditarik turun pada Senin malam.
  5. Pemadaman lanjut Selasa 20 Oktober mulai apel pukul 07.00 WIB.

Jadwal dan Lokasi

ItemDetail
Waktu kejadianSenin, 19 Oktober 2026 sekitar 15.00 WIB
LokasiPetak 29 RPH Kleseman, BKPH Wonosobo, KPH Kedu Utara
Jalur terdampakGajahmungkur, Kalikajar, Kabupaten Wonosobo
Ketinggian2.500 sampai 2.709 mdpl
Pendaki dievakuasi152 orang dari Basecamp Garung dan Gajahmungkur
Kondisi pendakiSelamat, turun dengan pendampingan tim basecamp dan SAR
Status pemadamanBelum padam, lanjut Selasa 20 Oktober pukul 07.00 WIB
Luas terbakarBelum diketahui, masih dalam kajian

Kepala BPBD Wonosobo Sumekto Hendro menyebut laporan awal datang dari porter jalur Gajahmungkur. Tim basecamp lalu mendata ulang semua pendaki yang masih berada di atas.

Pemandangan Gunung Sumbing di Jawa Tengah Sumber : https://commons.wikimedia.org/wiki/File:Mount_Sumbing,_Central_Java.jpg

Dampaknya buat Kamu

  • Kalau kamu punya jadwal mendaki Sumbing pekan ini, tunda dulu. Kawasan Petak 29 masih jadi lokasi pemadaman dan asap bisa menutup jalur.
  • Kalau kamu sudah di basecamp, ikuti arahan pengelola. Registrasi ulang dan jangan naik sebelum ada kabar resmi dari basecamp atau Perhutani.
  • Kalau kamu memantau dari jauh, jangan percaya angka tunggal. Jumlah pendaki di atas sempat dilaporkan 71 orang pada Senin malam, lalu naik jadi 152 setelah pendataan registrasi.
  • Kalau rencana mendaki batal, alternatifnya bukan gunung lain yang juga terbakar. Gunung Lawu dan Arjuno-Welirang sedang dalam penutupan serupa.

Gunung Sumbing berada di tiga kabupaten sekaligus: Wonosobo, Temanggung, dan Magelang. Artinya penutupan satu jalur tidak otomatis menutup jalur lain, tetapi laporan harapanrakyat.com menyebut seluruh jalur pendakian di tiga wilayah itu ditutup total sampai waktu yang belum ditentukan. Per 20 Oktober dini hari, detikJateng dan kumparan belum mengutip surat edaran resmi Perhutani soal penutupan menyeluruh, jadi pastikan dulu ke basecamp sebelum berangkat.

Gunung Sumbing dan Sindoro dilihat dari kejauhan Sumber : https://commons.wikimedia.org/wiki/File:Gunung_Sumbing_dan_Sindoro.jpg

Cara Menyusun Ulang Rencana Pendakian

  1. Cek kanal resmi basecamp yang akan kamu pakai, bukan akun komunitas. Setiap basecamp di Wonosobo, Temanggung, dan Magelang mengumumkan statusnya sendiri.
  2. Hubungi pengelola lewat WhatsApp resmi dan tanyakan dua hal: jalur dibuka atau tidak, dan apakah registrasi baru diterima.
  3. Jangan berangkat tanpa konfirmasi tertulis. Pendaki yang sudah di jalan sering tetap naik karena sudah keluar biaya, dan itu yang bikin evakuasi makin rumit.
  4. Geser tanggal, bukan gunung. Selama musim kemarau panjang, gunung lain di Jawa Tengah dan Jawa Timur juga rawan. Pilih destinasi non-gunung seperti kawasan perbukitan atau kota budaya.
  5. Simpan bukti registrasi. Kalau terjadi hal darurat, data pendaki di basecamp adalah satu-satunya daftar yang dipakai tim SAR untuk evakuasi.

Kebakaran ini menambah daftar gunung yang terbakar pada Oktober 2026. Gunung Lawu sudah ditutup sejak 13 Oktober dan api masih meluas ke arah Ngargoyoso pada 19 Oktober. Pendakian Arjuno-Welirang juga ditutup sejak 17 Oktober. Kalau kamu sedang menyiapkan trip pengganti, open trip Gunung Prau bisa jadi opsi, dengan catatan tetap cek status jalurnya.

Kebijakan ini bukan lagi soal satu gunung: pada 22 Oktober 2026 Dinas LHK Jawa Tengah meminta seluruh pintu masuk pendakian di provinsi itu ditutup sementara, mencakup Lawu, Merbabu, Sumbing, Sindoro, dan Slamet. Rincian surat serta daftar gunungnya kami rangkum di penutupan pendakian gunung Jawa Tengah.

Pertanyaan yang Sering Ditanyakan

Apakah Gunung Sumbing masih ditutup untuk pendakian? Sampai Selasa (20/10/2026) dini hari, jalur Gajahmungkur yang terbakar praktis tidak bisa dilalui. Laporan menyebut seluruh jalur di Wonosobo, Temanggung, dan Magelang ditutup, tetapi surat edaran resmi belum dikutip media nasional. Konfirmasi ke basecamp sebelum berangkat.

Berapa pendaki yang dievakuasi? 152 pendaki terdata dari Basecamp Garung dan Gajahmungkur, semuanya selamat. Angka ini sempat dilaporkan 71 orang pada Senin malam karena masih ada rombongan di tengah jalur turun.

Apakah api sudah padam? Belum. Tim gabungan menarik diri pada Senin malam karena angin kencang dan vegetasi kering. Pemadaman dilanjutkan Selasa pagi dengan pembagian tim setelah apel pukul 07.00 WIB.

Apakah pendakian Gunung Sindoro ikut ditutup? Belum ada laporan penutupan Sindoro per 20 Oktober dini hari. Namun Sindoro berbagi kawasan KPH Kedu Utara dengan Sumbing, jadi statusnya bisa berubah. Cek ke basecamp Sindoro sebelum mendaki.

Apa penyebab kebakaran? Belum diketahui. BPBD Wonosobo menyebut penyebab dan luas lahan masih dalam kajian.

Gunung Ciremai menyusul terbakar pada 21 Oktober 2026 di Resor Pasawahan, Kuningan. Status api dan penutupan jalurnya dirangkum di gunung Ciremai terbakar 21 Oktober 2026.

Semua informasi bersifat perkembangan per 20 Oktober 2026 pukul 02.30 WIB dan bisa berubah. Foto adalah dokumentasi Gunung Sumbing dari arsip Wikimedia Commons, bukan foto kejadian kebakaran. Riset dan pengecekan dilakukan 20 Oktober 2026. Artikel diperbarui 20 Oktober 2026 pukul 02.30 WIB.

Sebelum berangkat

Pertanyaan umum

Apakah Gunung Sumbing masih ditutup untuk pendakian?

Sampai Selasa (20/10/2026) dini hari, jalur Gajahmungkur yang terbakar praktis tidak bisa dilalui. Laporan menyebut seluruh jalur di Wonosobo, Temanggung, dan Magelang ditutup, tetapi surat edaran resmi belum dikutip media nasional. Konfirmasi ke basecamp sebelum berangkat.

Berapa pendaki yang dievakuasi dari Gunung Sumbing?

152 pendaki terdata dari Basecamp Garung dan Gajahmungkur, semuanya selamat. Angka ini sempat dilaporkan 71 orang pada Senin malam karena masih ada rombongan di tengah jalur turun.

Apakah api kebakaran Gunung Sumbing sudah padam?

Belum. Tim gabungan menarik diri pada Senin malam karena angin kencang dan vegetasi kering. Pemadaman dilanjutkan Selasa pagi dengan pembagian tim setelah apel pukul 07.00 WIB.

Apakah pendakian Gunung Sindoro ikut ditutup?

Belum ada laporan penutupan Sindoro per 20 Oktober dini hari. Namun Sindoro berbagi kawasan KPH Kedu Utara dengan Sumbing, jadi statusnya bisa berubah. Cek ke basecamp Sindoro sebelum mendaki.

Apa penyebab kebakaran Gunung Sumbing?

Belum diketahui. BPBD Wonosobo menyebut penyebab dan luas lahan yang terbakar masih dalam kajian.