Jurnal perjalanan / Promo & News

Gunung Lawu Ditutup 13 Oktober 2026: Pendakian Belum Dibuka

Gunung Lawu ditutup total 13 Oktober 2026. Seluruh jalur pendakian diperpanjang imbas karhutla, cek syarat buka dan alternatif wisatanya.

Gunung Lawu Ditutup 13 Oktober 2026: Pendakian Belum Dibuka
Promo & News / Stevanya Travel Journal
Dalam cerita ini

Baca juga: Pendakian Gunung Raung Ditutup 15 Oktober 2026: 8 Pendaki Pulang

Gunung Lawu masih ditutup total per Selasa, 13 Oktober 2026. Perhutani memperpanjang penutupan seluruh jalur pendakian Gunung Lawu di Jawa Timur dan Jawa Tengah karena vegetasi puncak masih kering dan rawan kebakaran susulan. Belum ada tanggal pasti kapan jalur dibuka lagi.

Penutupan sudah berjalan sejak Senin, 14 September 2026, setelah kebakaran hutan melanda lereng Lawu di Magetan dan meluas ke Ngawi. Calon pendaki yang sudah di perjalanan terpaksa menunda, termasuk yang tiba di gerbang Cemoro Sewu, Magetan, dan hanya menemukan pengumuman penutupan.

Baca jugaPendakian Gunung Agung Ditutup Diperpanjang sampai 18 NovemberPromo & News

Pendaki menikmati matahari terbit di puncak Gunung Lawu, Hargo Dumilah

Sumber : https://commons.wikimedia.org/wiki/File:Pendaki_menikmati_Sunrise_di_Puncak_Gunung_Lawu.jpg

Baca juga: Pendakian Gunung Kerinci Dibuka Lagi 13 Oktober 2026

Baca juga: Gunung Sibayak Ditutup 15 Oktober-15 November 2026

Ringkas 5 Poin

  1. Seluruh jalur pendakian Gunung Lawu ditutup total per 13 Oktober 2026.
  2. Penutupan mulai 14 September 2026 imbas kebakaran hutan di lereng Lawu.
  3. Lima pintu jalur di Jawa Tengah plus Cemoro Sewu di Jawa Timur ikut ditutup.
  4. Syarat buka: hujan tiga hari berturut-turut membasahi kawasan puncak.
  5. Belum ada tanggal pembukaan; pendaki diminta menunda rencana.

Jadwal dan Lokasi

ItemDetail
StatusDitutup total, diperpanjang 13 Oktober 2026
Mulai ditutup14 September 2026
Jalur terdampakCemoro Sewu (Magetan), Cemoro Kandang, Candi Cetho, Pringgodani, Taman Saraswati (Karanganyar), Singolangu, Tambak
Puncak tertinggiHargo Dumilah, 3.265 mdpl
PenyebabKebakaran hutan dan lahan (karhutla) di lereng Lawu
Luas terbakar awalSekitar 9 hektare di Magetan, meluas ke Ngawi
Syarat pembukaanHujan minimal tiga hari berturut-turut di kawasan puncak
PengelolaPerhutani KPH Lawu, BPBD, dan Disparpora setempat

Kebakaran pertama terpantau Senin, 14 September 2026 dini hari di petak 50 RPH Bedagung, BKPH Lawu Selatan, Kecamatan Panekan, Magetan. Api sempat meluas ke Ngawi. Perhutani mencatat suhu kawasan puncak sempat mencapai 38 derajat Celsius, diperparah semak belukar dan tumpukan dedaunan kering.

Wakil Administratur Perhutani KPH Lawu DS, Hermawan, menegaskan pihaknya tidak mau mengambil risiko. Pembukaan jalur akan mempertimbangkan hujan yang benar-benar membasahi tanah dan vegetasi di puncak, bukan hujan di kota Magetan.

Dampaknya buat Kamu

  • Kalau kamu sudah punya jadwal mendaki Lawu, tunda dulu. Belum ada kepastian kapan jalur dibuka.
  • Kalau kamu sudah beli tiket bus atau kereta menuju Magetan atau Karanganyar, cek kebijakan refund atau reschedule operatormu.
  • Kalau kamu menginap di penginapan sekitar Tawangmangu atau Sarangan, hubungi pengelola untuk memastikan jadwalmu masih relevan.
  • Kalau tujuan utamamu hanya rekreasi alam, ada alternatif wisata di sekitar Magetan yang tetap buka tanpa harus mendaki puncak.

Cara Menyikapi

  1. Tunda keberangkatan mendaki sampai Perhutani mengumumkan pembukaan resmi.
  2. Jangan memaksakan pendakian ilegal; petugas gabungan dan relawan menyisir jalur.
  3. Pantau pengumuman resmi Perhutani KPH Lawu dan BPBD Karanganyar atau Magetan.
  4. Simpan nomor darurat: Basarnas 115 dan nomor terintegrasi 112.
  5. Hubungi basecamp jalur pilihanmu untuk info terbaru sebelum berangkat.
  6. Alihkan liburan ke destinasi darat di sekitar Lawu yang tidak masuk zona penutupan.

Alternatif Wisata di Sekitar Lawu

Kalau jalur Lawu tutup dan kamu tetap ingin sunrise di Tawangmangu, Bukit Mongkrang juga ditutup mulai 23 Oktober 2026 mengikuti surat edaran Gubernur Jawa Tengah. Artinya pilihan mendaki di lereng Lawu praktis habis untuk sementara, dan wisatawan perlu mengalihkan agenda ke objek wisata non-pendakian.

Selama jalur pendakian ditutup, sejumlah destinasi di kaki Gunung Lawu tetap bisa dikunjungi. Di sisi Magetan ada Telaga Sarangan dengan suasana sejuk, Grojogan Sewu, dan air terjun Jumog. Di sisi Karanganyar ada Candi Cetho dan Candi Sukuh yang tetap bisa dilihat dari area candi, meski jalur pendakian di baliknya tutup.

Kalau kamu sedang merancang perjalanan darat, lihat juga panduan Bromo 3 Hari 2 Malam dari Jakarta dan gear mendaki gunung untuk menyiapkan peralatan bila nanti jalur kembali dibuka.

Jalur pendakian Gunung Lawu via Cemoro Sewu, Magetan

Sumber : https://commons.wikimedia.org/wiki/File:Cemoro_Sewu_Gunung_Lawu.jpg

Contoh penutupan panjang lain datang dari kebakaran Gunung Latimojong di Enrekang yang belum padam setelah sepekan.

Pertanyaan yang Sering Ditanyakan

Gunung Lawu ditutup sampai kapan? Belum ada tanggal pasti. Perhutani menunggu hujan minimal tiga hari berturut-turut di kawasan puncak, lalu evaluasi lima hari bersama kepolisian dan pengelola sebelum memutuskan pembukaan.

Jalur mana saja yang ditutup? Semua jalur pendakian resmi. Di Jawa Timur jalur Cemoro Sewu, Magetan. Di Jawa Tengah jalur Cemoro Kandang, Candi Cetho, Pringgodani, dan Taman Saraswati di Karanganyar, ditambah jalur Singolangu dan Tambak.

Apa penyebab penutupan? Kebakaran hutan dan lahan di lereng Lawu sejak 14 September 2026, ditambah vegetasi puncak yang masih kering dan suhu yang sempat mencapai 38 derajat Celsius sehingga rawan kebakaran susulan.

Apakah boleh mendaki secara ilegal? Tidak. Perhutani bersama petugas gabungan dan relawan menyisir jalur. Pendakian ilegal berisiko keselamatan sekaligus melanggar aturan penutupan kawasan.

Apakah wisata di kaki Lawu ikut ditutup? Tidak semua. Destinasi darat seperti Telaga Sarangan, air terjun, dan area candi tetap buka selama tidak masuk zona penutupan. Cek pengumuman pengelola setempat sebelum berkunjung.

Semua informasi bersifat sementara dan bisa berubah mengikuti kondisi kawasan. Cek ulang ke pengumuman resmi Perhutani KPH Lawu, BPBD, dan pengelola jalur sebelum berangkat. Sumber foto: arsip Wikimedia Commons (halaman File: Pendaki menikmati Sunrise di Puncak Gunung Lawu dan File: Cemoro Sewu Gunung Lawu). Riset 13 Oktober 2026.

Diperbarui 13 Oktober 2026 pukul 18.25 WIB.

Sebelum berangkat

Pertanyaan umum

Gunung Lawu ditutup sampai kapan?

Belum ada tanggal pasti. Perhutani menunggu hujan minimal tiga hari berturut-turut di kawasan puncak, lalu evaluasi lima hari bersama kepolisian dan pengelola sebelum memutuskan pembukaan.

Jalur mana saja yang ditutup?

Semua jalur pendakian resmi. Di Jawa Timur jalur Cemoro Sewu, Magetan. Di Jawa Tengah jalur Cemoro Kandang, Candi Cetho, Pringgodani, dan Taman Saraswati di Karanganyar, ditambah jalur Singolangu dan Tambak.

Apa penyebab penutupan?

Kebakaran hutan dan lahan di lereng Lawu sejak 14 September 2026, ditambah vegetasi puncak yang masih kering dan suhu yang sempat mencapai 38 derajat Celsius sehingga rawan kebakaran susulan.

Apakah boleh mendaki secara ilegal?

Tidak. Perhutani bersama petugas gabungan dan relawan menyisir jalur. Pendakian ilegal berisiko keselamatan sekaligus melanggar aturan penutupan kawasan.

Apakah wisata di kaki Lawu ikut ditutup?

Tidak semua. Destinasi darat seperti Telaga Sarangan, air terjun, dan area candi tetap buka selama tidak masuk zona penutupan. Cek pengumuman pengelola setempat sebelum berkunjung.