Jurnal perjalanan / Promo & News

Gunung Sumbing Padam 24 Oktober 2026, Pendakian Tetap Tutup

Gunung Sumbing padam 24 Oktober 2026, tapi pendakian tetap tutup. Simak luas 974 hektare dan syarat buka kembali.

Gunung Sumbing Padam 24 Oktober 2026, Pendakian Tetap Tutup
Promo & News / Stevanya Travel Journal
Dalam cerita ini

Gunung Sumbing sudah padam sejak 24 Oktober 2026, tetapi semua jalur pendakian di Jawa Tengah masih ditutup. Luas terbakar 974,29 hektare dan pipa air warga rusak, jadi pembukaan menunggu pendataan dan reboisasi selesai.

Api padam Jumat–Sabtu 23–24 Oktober setelah kolaborasi Perhutani, BPBD, TNI, Polri, dan relawan. Gubernur Jateng Ahmad Luthfi menegaskan di Basecamp Bimawari, Temanggung, Minggu 25 Oktober, belum ada jadwal buka kembali.

Ringkas 5 Poin

  1. Api Sumbing padam 23–24 Oktober 2026, dipantau hingga 25 Oktober tanpa titik baru.
  2. Luas terbakar 974,29 hektare: Wonosobo 362 ha, Magelang 213,4 ha, Temanggung 398,89 ha.
  3. Semua jalur pendakian Jateng tetap tutup via surat DLHK S/500.4/891/2026 tanggal 21 Oktober.
  4. Pipa air bersih warga di lereng rusak, vegetasi savana dan semak dominan terbakar.
  5. Penyebab masih diselidiki Polres Temanggung dan Wonosobo, dugaan awal human error.

Jadwal dan Status Terkini

ItemDetail
Lokasi kebakaranPetak 29 via Gajahmungkur, Kalikajar, Wonosobo; meluas ke Temanggung dan Magelang, KPH Kedu Utara
Waktu kejadianMulai 19 Oktober 2026 pukul 15.00 WIB, padam 23 Oktober sore–24 Oktober 2026
Luas terdampak974,29 hektare (savana, padang rumput, alang-alang, semak)
Status pendakian SumbingTutup total, belum ada tanggal buka
Gunung lain ikut tutupLawu, Merbabu, Sindoro, Slamet, dan gunung Jateng lain sesuai surat DLHK 21 Oktober
Syarat buka kembaliDatabase kerusakan lengkap, pipanisasi pulih, layanan dasar terpenuhi, musim hujan stabil
Sumber resmiGubernur Jateng Ahmad Luthfi 25 Okt, Perhutani KPH Kedu Utara, BPBD Wonosobo

Dampaknya buat Kamu

  1. Kalau kamu sudah booking pendakian Sumbing, Sindoro, Lawu, Merbabu, atau Slamet minggu ini, tunda dulu. Pos pendakian menolak registrasi sampai surat pencabutan terbit; refund atau reschedule hubungi basecamp masing-masing.
  2. Kalau kamu warga lereng Sumbing, cek air bersih. Pipa di beberapa titik terbakar; BPBD dan Perhutani masih memulihkan jaringan, siapkan tandon sementara.
  3. Kalau kamu cari alternatif mendaki dekat Jogja–Jateng, pilih gunung yang tidak masuk daftar tutup Jateng atau geser ke luar Jateng. Tetap cek pengumuman resmi pengelola sebelum berangkat, jangan mengandalkan info calo.
  4. Kalau tidak bisa mendaki, alihkan ke wisata kaki gunung. Basecamp Bimawari Wonosari masih bisa dikunjungi untuk info reboisasi, tapi jangan coba masuk jalur atas.

Cara Cek Status Bukaan dan Alternatif Mendaki

  1. Pantau kanal resmi DLHK Jateng dan Perhutani KPH Kedu Utara untuk surat pencabutan penutupan.
  2. Hubungi basecamp tujuan (Garung, Gajahmungkur, Sumbing via Temanggung/Magelang) via WhatsApp resmi untuk konfirmasi buka/tutup hari H.
  3. Jika tetap ingin mendaki, pilih gunung di luar Jateng yang statusnya buka dan kuota masih tersedia, lalu daftar online jauh hari.
  4. Bawa perlengkapan anti-api: jangan bawa kompor terbuka, puntung rokok, atau bakar sampah di jalur.
  5. Siapkan plan B wisata: air terjun, desa wisata, atau city tour Temanggung–Wonosobo sambil menunggu jalur pulih.

Gunung Sumbing menjulang di atas lahan pertanian Temanggung, Jawa Tengah Sumber : https://commons.wikimedia.org/wiki/File:Gunung_Sumbing_from_Jawa_Tengah.jpg

Pemandangan Gunung Sumbing dari sisi Temanggung dengan kabut tipis Sumber : https://commons.wikimedia.org/wiki/File:Gunung_Sumbing_Temanggung.jpg

Pertanyaan yang Sering Ditanyakan

Apakah Gunung Sumbing sudah padam total? Ya. Perhutani KPH Kedu Utara menyatakan padam sejak Sabtu 24 Oktober 2026, dan Viva Semarang mencatat padam Jumat sore 23 Oktober. Pemantauan Sabtu–Minggu 25 Oktober tidak menemukan titik api baru.

Kapan jalur pendakian Gunung Sumbing dibuka lagi? Belum ada tanggal. Gubernur Ahmad Luthfi 25 Oktober menegaskan masih tutup sampai evaluasi, pendataan kerusakan, pipanisasi, dan layanan dasar selesai serta musim hujan stabil.

Gunung apa saja yang ikut ditutup di Jawa Tengah? Surat DLHK Jateng S/500.4/891/2026 tanggal 21 Oktober meminta semua pengelola menutup pintu masuk, termasuk Lawu, Merbabu, Sumbing, Sindoro, Slamet, dan gunung lain di Jateng.

Semua harga bersifat kisaran dan bisa berubah, cek ulang sebelum berangkat. Foto ilustrasi Gunung Sumbing dari arsip Commons, bukan foto kebakaran 19–24 Oktober 2026. Riset 26 Oktober 2026 dari Beritasatu 25 Okt, Suara.com 25 Okt, dan Viva Semarang 25 Okt.

diperbarui 26 Oktober 2026 pukul 05:35 WIB

Sebelum berangkat

Pertanyaan umum

Apakah Gunung Sumbing sudah padam total?

Ya. Perhutani KPH Kedu Utara menyatakan padam sejak Sabtu 24 Oktober 2026, dan Viva Semarang mencatat padam Jumat sore 23 Oktober. Pemantauan Sabtu–Minggu 25 Oktober tidak menemukan titik api baru.

Kapan jalur pendakian Gunung Sumbing dibuka lagi?

Belum ada tanggal. Gubernur Ahmad Luthfi 25 Oktober menegaskan masih tutup sampai evaluasi, pendataan kerusakan, pipanisasi, dan layanan dasar selesai serta musim hujan stabil.

Gunung apa saja yang ikut ditutup di Jawa Tengah?

Surat DLHK Jateng S/500.4/891/2026 tanggal 21 Oktober meminta semua pengelola menutup pintu masuk, termasuk Lawu, Merbabu, Sumbing, Sindoro, Slamet, dan gunung lain di Jateng.