Gelombang Tinggi 3-6 November 2026: 4 Meter di Selatan Jawa
BMKG memperingatkan gelombang tinggi 3-6 November 2026 sampai 4 meter di Samudra Hindia selatan Jawa. Cek dampaknya ke rencana liburanmu.

Dalam cerita ini
Baca jugaGelombang Tinggi 26-29 Oktober 2026: 30 Perairan Sampai 4 MeterPromo & NewsJawaban cepat: BMKG mengeluarkan peringatan gelombang tinggi 3-6 November 2026. Tinggi gelombang mencapai 2,5-4 meter di Samudra Hindia selatan Jawa Timur, sementara sejumlah perairan lain berpeluang 1,25-2,5 meter.
Peringatan ini menyasar pelayaran dan aktivitas pesisir, bukan hanya nelayan. Kalau pekan ini kamu berencana ke pantai selatan Jawa, naik feri, atau menyebrang ke pulau kecil, jadwal dan rute sebaiknya dicek ulang sebelum berangkat.
Sumber : https://commons.wikimedia.org/wiki/File:Waves_at_Parangtritis_-_panoramio.jpg
Ringkas 5 Poin
- Peringatan gelombang tinggi berlaku 3-6 November 2026 di sejumlah perairan Indonesia.
- Gelombang tertinggi 2,5-4 meter di Samudra Hindia selatan Jawa Timur.
- Perairan lain berpeluang 1,25-2,5 meter, dari barat Aceh sampai Papua.
- Angin timur-tenggara 8-28 knot jadi pemicu utama gelombang tinggi.
- Nelayan dan kapal tongkang diminta waspada saat ambang batas angin terlampaui.
Wilayah dan Tinggi Gelombang
Direktur Meteorologi Maritim BMKG Agie Wandala menyebut peningkatan gelombang dipicu pergerakan angin di selatan Indonesia yang bertiup dari timur hingga tenggara dengan kecepatan 8-28 knot. Angin terkuat terpantau di Samudra Hindia barat Bengkulu hingga Lampung, Samudra Hindia selatan Banten hingga Jawa Barat, serta Laut Natuna Utara.
| Wilayah perairan | Tinggi gelombang | Catatan |
|---|---|---|
| Samudra Hindia selatan Jawa Timur | 2,5-4,0 meter | Wilayah tertinggi dalam peringatan ini |
| Samudra Hindia selatan Banten-NTT | 1,25-2,5 meter | Mencakup pesisir selatan Jawa Barat, Jawa Tengah, dan Bali |
| Samudra Hindia barat Aceh-Lampung | 1,25-2,5 meter | Termasuk perairan barat Lampung |
| Laut Natuna Utara | 1,25-2,5 meter | Jalur pelayaran ke Kepulauan Riau |
| Laut Bali, Laut Maluku, Pasifik utara Maluku-Papua | 1,25-2,5 meter | Berdampak ke pelayaran antarpulau |
| Perairan barat Nias, Kepulauan Batu (Sumut) | 3-6 November 2026 | Dipicu bibit siklon 91B di Laut Andaman |
Bibit Siklon 91B dan Ambang Batas Kapal
Prakirawan BMKG Stasiun Meteorologi Kelas II Maritim Belawan, Rizki Fadhillah Pratama Putra, menyebut gelombang tinggi di perairan Sumatera Utara dipicu aktifnya bibit siklon 91B di Laut Andaman dan Gelombang Kelvin yang aktif di wilayah Aceh. Suhu muka laut yang hangat menambah kandungan uap air, sehingga awan hujan mudah terbentuk.
BMKG memakai ambang batas angin dan gelombang untuk memberi peringatan ke tiap jenis kapal:
| Jenis kapal | Ambang angin | Ambang gelombang |
|---|---|---|
| Perahu nelayan | 15 knot | 1,25 meter |
| Kapal tongkang | 16 knot | 1,5 meter |
Artinya, ketika angin di perairan setempat melewati angka itu, nelayan dan operator tongkang diminta menunda melaut, bukan memaksakan jadwal.
Dampaknya buat Kamu
- Kalau rencanamu ke pantai selatan Jawa (Parangtritis, Pangandaran, atau pesisir Pacitan), tahan diri untuk berenang jauh. Ombak 2,5-4 meter cukup untuk menyeret orang dewasa, apalagi anak-anak di garis air.
- Kalau naik feri atau kapal cepat, konfirmasi status keberangkatan ke operator pada H-1, pilih jadwal pagi, dan siapkan opsi tunda sehari. Simak juga pelabuhan alternatif ke Bali saat Nataru kalau rute utamamu terganggu.
- Kalau menyebrang ke pulau kecil, tanyakan tinggi gelombang di rute itu kepada operator, bukan hanya status "berangkat atau tidak". Pastikan pelampung tersedia untuk semua penumpang.
- Kalau perjalananmu batal, jangan paksakan rute laut. Ganti dengan destinasi darat atau tunda ke pekan berikutnya, lalu hitung ulang biaya perjalananmu.
Sumber : https://commons.wikimedia.org/wiki/File:Ro-ro_ship_at_Port_of_Bakauheni.JPG
Cara Cek Gelombang Sebelum Berangkat
- Buka laman BMKG (bmkg.go.id), masuk ke layanan cuaca maritim, lalu pilih perairan yang akan kamu lintasi.
- Bandingkan angka prakiraan dengan ambang batas kapal pada tabel di atas.
- Cek juga peringatan dini cuaca ekstrem dan gelombang tinggi yang diperbarui harian.
- Hubungi operator feri atau kapal cepat untuk status keberangkatan hari itu.
- Siapkan rencana B: jadwal mundur, rute darat, atau destinasi pengganti yang tidak bergantung pada laut.
Pertanyaan yang Sering Ditanyakan
Gelombang tinggi 3-6 November 2026 sampai berapa meter? Puncaknya 2,5-4 meter di Samudra Hindia selatan Jawa Timur, sedangkan perairan lain berpeluang 1,25-2,5 meter.
Apakah peringatan ini berlaku di seluruh perairan Indonesia? Tidak. Peringatan berlaku pada perairan yang disebut BMKG, terutama Samudra Hindia, Laut Natuna Utara, Laut Bali, Laut Maluku, dan Pasifik utara Maluku-Papua.
Apakah feri dan kapal cepat berhenti beroperasi? Keputusan menghentikan atau menunda keberangkatan ada pada operator dan otoritas pelabuhan. BMKG hanya mengeluarkan peringatan, jadi status resmi tetap harus ditanyakan ke operator.
Apakah aman berenang di pantai selatan Jawa pekan ini? Tidak disarankan. Ombak 2,5-4 meter berisiko menarik perenang, terutama di pantai yang tidak memiliki penjaga pantai.
Apa penyebab gelombang tinggi kali ini? Angin timur-tenggara 8-28 knot di selatan Indonesia, ditambah aktifnya bibit siklon 91B di Laut Andaman dan Gelombang Kelvin di wilayah Aceh.
Catatan dan Sumber
Semua angka tinggi gelombang dan kecepatan angin bersifat prakiraan dan bisa berubah, cek ulang sebelum berangkat.
Sumber: ANTARA, "BMKG waspadai gelombang tinggi 4 meter di perairan selatan Jatim" (1 November 2026); ANTARA, "BMKG: Waspada gelombang tinggi di sejumlah perairan Sumut 3-6 November" (2 November 2026).
Diriset 3 November 2026 pukul 21.35 WIB. Diperbarui 3 November 2026 pukul 21.35 WIB.
Sebelum berangkat
Pertanyaan umum
Gelombang tinggi 3-6 November 2026 sampai berapa meter?
Puncaknya 2,5-4 meter di Samudra Hindia selatan Jawa Timur, sedangkan perairan lain berpeluang 1,25-2,5 meter.
Apakah peringatan ini berlaku di seluruh perairan Indonesia?
Tidak. Peringatan berlaku pada perairan yang disebut BMKG, terutama Samudra Hindia, Laut Natuna Utara, Laut Bali, Laut Maluku, dan Pasifik utara Maluku-Papua.
Apakah feri dan kapal cepat berhenti beroperasi?
Keputusan menunda keberangkatan ada pada operator dan otoritas pelabuhan. BMKG hanya mengeluarkan peringatan, jadi status resmi tetap ditanyakan ke operator.
Apakah aman berenang di pantai selatan Jawa pekan ini?
Tidak disarankan. Ombak 2,5-4 meter berisiko menarik perenang, terutama di pantai tanpa penjaga pantai.
Apa penyebab gelombang tinggi kali ini?
Angin timur-tenggara 8-28 knot di selatan Indonesia, ditambah aktifnya bibit siklon 91B di Laut Andaman dan Gelombang Kelvin di wilayah Aceh.



