Jurnal perjalanan / Promo & News

Peringatan Gelombang Tinggi 19-22 Okt 2026: 52 Perairan 4 Meter

Peringatan gelombang tinggi 19-22 Oktober 2026: BMKG catat 52 perairan 2,5-4 meter dan 107 sedang. Cek wilayah dan tips ferry.

Peringatan Gelombang Tinggi 19-22 Okt 2026: 52 Perairan 4 Meter
Promo & News / Stevanya Travel Journal
Dalam cerita ini

BMKG memperingatkan gelombang 2,5–4 meter di 52 perairan Indonesia pada 19–22 Oktober 2026. Angin 5–25 knot dan siklon tropis Champi di Laut Filipina ikut mengerek tinggi gelombang.

Periode berlaku paling baru 19 Oktober pukul 07.00 WIB sampai 22 Oktober pukul 07.00 WIB. Penyeberangan dan wisata pantai dari Mentawai sampai Bali perlu cek ulang jadwal sebelum berangkat.

Ringkas 5 Poin

  1. Berlaku 19 Okt 07.00 WIB – 22 Okt 07.00 WIB, 52 perairan kategori Tinggi 2,5–4 m dan 107 perairan Sedang 1,25–2,5 m.
  2. Pemicu: angin Tenggara–Barat Daya 7–17 knot di utara ekuator dan Timur–Tenggara 5–24 knot di selatan ekuator.
  3. Siklon Tropis Champi di Laut Filipina terpantau, TCWC Jakarta 18 Okt 07.00 WIB belum deteksi bibit di wilayah tanggung jawab Indonesia.
  4. Wilayah tertinggi: Samudra Hindia barat Mentawai, Bengkulu, Lampung dan selatan Banten–Jawa–Bali–NTB, plus Maluku dan Pasifik utara Papua.
  5. Dampak: kapal feri, tongkang, perahu nelayan, dan jadwal ke Nusa Penida, Komodo, serta Selat Bali berpotensi tunda buka-tutup.
ItemDetail
Periode19 Oktober 07.00 WIB – 22 Oktober 07.00 WIB (zona WIB/WITA/WIT menyesuaikan)
Kategori Tinggi 2,5–4 m52 perairan — Samudra Hindia barat Kep. Mentawai, Bengkulu, Lampung; selatan Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, DIY, Jawa Timur, Bali, NTB; Laut Maluku, Samudra Pasifik utara Maluku–Papua Barat Daya
Kategori Sedang 1,25–2,5 m107 perairan — Selat Malaka utara, Laut Natuna, Laut Bali–Sumbawa, Selat Makassar, Laut Arafuru, Samudra Pasifik utara Papua, dan lainnya
AnginUtara ekuator 7–17 knot, selatan ekuator 5–24 knot; tertinggi di Hindia barat Lampung, selatan Banten–Jabar, Laut Jawa, Selat Karimata selatan, Selat Makassar selatan, Pasifik utara Papua, Laut Arafuru
Sumber angin BantenUtara Tangerang/Serang Utara–Timur 5–15 knot, Selat Sunda Utara Tenggara–Barat Daya 5–20 knot, Sunda Barat Pandeglang & Selatan Pandeglang/Lebak Timur–Selatan 10–25 knot
SiklonChampi di Laut Filipina 25 knot di NTB; TCWC Jakarta 18 Okt 07.00 WIB: tidak ada bibit di wilayah tanggung jawab, potensi Rendah 24–72 jam

Gelombang tinggi di Pantai Ulo menghantam pesisir Sumber : https://commons.wikimedia.org/wiki/File:Gelombang_laut_Pantai_Ulo.jpg

Dampaknya buat Kamu

  • Kalau kamu menyeberang Selat Bali (Gilimanuk–Ketapang) 19–22 Okt: cek ASDP pagi hari. Pola buka-tutup Juli lalu terjadi saat gelombang 3 meter dan angin 29–34 knot. Tunda bila angin di atas 21 knot dan gelombang 2,5 m untuk feri.
  • Kalau kamu ke Nusa Penida, Lombok, atau Labuan Bajo: jadwal speedboat dan liveaboard Komodo rawan geser. Hubungi operator H-1 dan siapkan opsi reschedule. Artikel Nusa Penida Sehari dari Bali: Itinerary Barat–Timur dan Biaya dan Open Trip Komodo 3 Hari 2 Malam bisa jadi acuan rute alternatif.
  • Kalau kamu mancing atau naik perahu kecil di selatan Jawa–Bali: ambang bahaya 15 knot dan 1,25 m untuk perahu nelayan, 16 knot dan 1,5 m untuk tongkang. Tunda dulu bila BMKG tandai perairanmu kategori Tinggi.
  • Kalau tidak jadi berangkat: jangan memaksa. Simpan tiket, minta refund/reschedule ke maskapai atau operator ferry, dan pantau peringatan harian BMKG sampai angin melemah.

Cara Cek dan Antisipasi 19–22 Oktober

  1. Buka halaman resmi BMKG Peringatan Gelombang Tinggi, filter provinsi tujuanmu dan catat periode berlakunya.
  2. Untuk Sumbar, cek rilis BMKG Maritim Teluk Bayur: Barat Pagai, Barat Sipora, dan Timur Pagai diprakirakan Tinggi 19–20 Okt, lalu serupa 21–22 Okt.
  3. Hubungi operator penyeberangan atau penginapan di pesisir selatan, tanya status buka-tutup dan kebijakan refund bila cuaca memburuk.
  4. Siapkan plan B di darat untuk hari yang berangin: wisata kota, museum, atau kuliner, sambil menunggu jendela cuaca aman.
  5. Jika sudah di lokasi, ikuti arahan syahbandar dan jangan berenang di pantai selatan saat bendera larangan terpasang.

Kapal feri melintasi selat di tengah laut Indonesia Sumber : https://commons.wikimedia.org/wiki/File:Kapal_Feri_di_Tengah_Laut.jpg

Baca jugaNusa Penida Sehari dari Bali: Itinerary Barat-Timur dan BiayaBali

Insiden terbaru yang menunjukkan pentingnya cek prakiraan sebelum menyeberang: KMP Batumandi terbakar di alur masuk Merak pada 20 Oktober 2026. Seluruh penumpang dan kru selamat, dan layanan Merak-Bakauheni sudah normal lagi.

Pertanyaan yang Sering Ditanyakan

Apakah gelombang 2,5–4 meter berbahaya untuk feri Gilimanuk–Ketapang? Ya, berisiko. BMKG tandai kapal feri waspada mulai 21 knot dan 2,5 m. Juli lalu penyeberangan sempat buka-tutup dan tunda 14.27–16.00 WITA saat gelombang 3 meter.

Wilayah mana yang paling tinggi 19–22 Oktober 2026? Samudra Hindia barat Mentawai, Bengkulu, Lampung dan selatan Banten sampai Bali, plus Laut Maluku dan Pasifik utara Papua. Cek daftar 52 perairan kategori Tinggi di BMKG.

Apakah Siklon Champi masuk Indonesia? Per 18 Okt 07.00 WIB, TCWC Jakarta tidak mendeteksi bibit di wilayah tanggung jawabnya dan prospek 24–72 jam Rendah. Champi di Laut Filipina tetap mengerek angin 25 knot di NTB.

Boleh berenang di Parangtritis atau pantai selatan saat peringatan ini? Hindari. Perairan selatan DIY tercatat 4 perairan Tinggi termasuk Kulonprogo, Bantul, Gunungkidul, dan Hindia selatan DIY. Ikuti larangan petugas pantai.

Sampai kapan peringatan ini berlaku? Halaman BMKG yang dicek 19 Okt 07.03 WIB menulis 19–22 Okt 07.00 WIB. Pembaruan harian bisa menggeser wilayah dan periode, cek lagi sebelum jalan.

Semua harga bersifat kisaran dan bisa berubah, cek ulang sebelum berangkat.

Sumber: BMKG Peringatan Gelombang Tinggi laman resmi (dicek 19 Okt 2026 pukul 07.03 WIB, 52 Tinggi dan 107 Sedang), BMKG Maritim Teluk Bayur via Kabarito 18 Okt 2026 (Sahat Mauli Pasaribu), TCWC Jakarta Tropical Cyclone Outlook 18 Okt 07.00 WIB, BMKG Maritim Merak (Selat Sunda), dan arsip penundaan Gilimanuk–Ketapang Juli 2026.

Diperbarui 19 Oktober 2026 pukul 07.10 WIB.

Sebelum berangkat

Pertanyaan umum

Apakah gelombang 2,5-4 meter berbahaya untuk feri Gilimanuk-Ketapang?

Ya, berisiko. BMKG tandai feri waspada mulai 21 knot dan 2,5 m. Juli lalu penyeberangan Gilimanuk-Ketapang sempat tunda 14.27-16.00 WITA saat gelombang 3 meter.

Wilayah mana yang paling tinggi 19-22 Oktober 2026?

Samudra Hindia barat Mentawai, Bengkulu, Lampung dan selatan Banten sampai Bali, plus Laut Maluku dan Pasifik utara Papua. Cek daftar 52 perairan kategori Tinggi di BMKG.

Apakah Siklon Champi masuk Indonesia?

Per 18 Okt 07.00 WIB, TCWC Jakarta tidak mendeteksi bibit di wilayah tanggung jawabnya dan prospek 24-72 jam Rendah. Champi di Laut Filipina tetap mengerek angin.

Boleh berenang di Parangtritis atau pantai selatan saat peringatan ini?

Hindari. Perairan selatan DIY tercatat 4 perairan Tinggi termasuk Kulonprogo, Bantul, Gunungkidul, dan Hindia selatan DIY. Patuhi larangan petugas.

Sampai kapan peringatan ini berlaku?

Halaman BMKG yang dicek 19 Okt 07.03 WIB menulis 19-22 Okt 07.00 WIB. Pembaruan harian bisa menggeser wilayah dan periode, cek lagi sebelum berangkat.