Jurnal perjalanan / Promo & News

Gelombang Tinggi 26-29 Oktober 2026: 30 Perairan Sampai 4 Meter

Gelombang tinggi 26-29 Oktober 2026: BMKG catat 30 perairan 2,5-4 meter, 95 perairan sedang, dan banjir rob di 13 provinsi pesisir.

Gelombang Tinggi 26-29 Oktober 2026: 30 Perairan Sampai 4 Meter
Promo & News / Stevanya Travel Journal
Dalam cerita ini

Peringatan gelombang tinggi BMKG berlaku 26-29 Oktober 2026. Selama empat hari, 30 perairan Indonesia berpotensi bergelombang 2,5 sampai 4 meter dan 95 perairan masuk kategori sedang 1,25 sampai 2,5 meter. Tidak ada perairan yang masuk kategori sangat tinggi 4-6 meter maupun ekstrem di atas 6 meter.

Titik terberat ada di Samudra Hindia sisi selatan: barat Kepulauan Mentawai, barat Bengkulu, barat Lampung, lalu selatan Jawa Barat, DI Yogyakarta, Jawa Timur, Bali, dan Nusa Tenggara Timur. Kalau rencanamu menyeberang ke Bali, ke Nusa Penida, atau ke Lombok pekan ini, jadwal kapal perlu dicek dua kali sebelum berangkat.

Ombak besar memecah di Pantai Menganti, Kebumen, Jawa Tengah

Sumber : https://commons.wikimedia.org/wiki/File:Ombak_Pantai_Menganti.jpg

Baca jugaGelombang Tinggi 23-26 Oktober 2026: Bali Sampai NTT 4 MeterPromo & News

Ringkas 5 Poin

  1. Peringatan gelombang tinggi berlaku 26 Oktober pukul 07.00 WIB sampai 29 Oktober pukul 07.00 WIB.
  2. BMKG mencatat 30 perairan kategori tinggi 2,5-4 meter dan 95 perairan kategori sedang.
  3. Gelombang tertinggi terkonsentrasi di Samudra Hindia, dari Mentawai sampai Nusa Tenggara Timur.
  4. Banjir rob berpotensi di pesisir 13 provinsi, dari Sumatera Utara sampai Maluku Tengah.
  5. Bibit siklon tropis 98B di Teluk Benggala berpotensi menguat dalam 48-72 jam.

Wilayah dan Jadwal

ItemDetail
Masa berlaku nasional26 Oktober 2026 pukul 07.00 WIB - 29 Oktober 2026 pukul 07.00 WIB
Wilayah prakiraan terdampak21 wilayah perairan
Gelombang tinggi 2,5-4 meter30 perairan
Gelombang sedang 1,25-2,5 meter95 perairan
Sangat tinggi 4-6 meterTidak ada
Ekstrem di atas 6 meterTidak ada
Kecepatan angin utara ekuator6-25 knot dari tenggara ke barat daya
Kecepatan angin selatan ekuator8-25 knot dari timur laut ke tenggara

Perairan 2,5-4 Meter

  • Samudra Hindia barat Kepulauan Mentawai
  • Samudra Hindia barat Bengkulu
  • Samudra Hindia barat Lampung
  • Samudra Hindia selatan Jawa Barat
  • Samudra Hindia selatan DI Yogyakarta
  • Samudra Hindia selatan Jawa Timur, termasuk Perairan Trenggalek
  • Samudra Hindia selatan Bali
  • Samudra Hindia selatan Nusa Tenggara Timur
  • Perairan Cilacap, Jawa Tengah
  • Perairan Sabang-Banda Aceh dan Aceh Besar-Meulaboh
  • Perairan selatan Sumatera Barat

Di Bali, empat perairan masuk kategori tinggi sepanjang 26 Oktober pukul 08.00 WITA sampai 29 Oktober pukul 08.00 WITA: Selat Badung, Selat Bali bagian selatan, Selat Lombok bagian selatan, dan Perairan Selatan Pulau Bali. Perairan Utara Bali dan Selat Lombok bagian utara ada di kategori sedang. Di Nusa Tenggara Barat, tiga perairan tinggi adalah Perairan Selatan Pulau Lombok, Selat Alas bagian selatan, dan Perairan Selatan Pulau Sumbawa.

Banjir Rob di 13 Provinsi

Pesisir yang perlu menyesuaikan aktivitas dengan pasang air laut: Sumatera Utara, Sumatera Barat, Lampung, Jakarta, Jawa Barat, Jawa Timur, Bali, Nusa Tenggara Barat, Kalimantan Utara, Kalimantan Selatan, Kalimantan Tengah, Sulawesi Utara, dan Maluku Tengah. Untuk kawasan pesisir kota, risikonya bukan ombak besar, melainkan genangan air laut yang masuk ke jalan dan permukiman saat pasang.

Dampaknya buat Kamu

  • Kalau rencanamu menyeberang Ketapang-Gilimanuk atau Padangbai-Lembar, cek status operasi pagi hari. BMKG menetapkan kapal feri berisiko tinggi saat angin mencapai 21 knot dan gelombang 2,5 meter, jadi jadwal bisa digeser tanpa pemberitahuan jauh sebelumnya.
  • Kalau mau ke Nusa Penida, Gili, atau Lombok naik kapal cepat, pilih keberangkatan pagi dan konfirmasi ke operator sehari sebelumnya. Perairan Selat Badung dan Selat Lombok bagian selatan masuk kategori tinggi hampir sepanjang periode peringatan.
  • Kalau main ke pantai selatan seperti Parangtritis, Menganti, atau Kuta, tahan diri untuk tidak berenang. Ombak 2,5-4 meter datang bersama arus balik yang menarik ke tengah laut.
  • Kalau perjalananmu batal karena cuaca, geser ke 30 Oktober atau tukar dengan destinasi darat: kota Jogja, Ubud, atau kota tua Semarang tetap bisa dinikmati tanpa bergantung pada laut.

Cara Cek dan Antisipasi

  1. Buka maritim.bmkg.go.id, masuk ke menu Peringatan Gelombang Tinggi, lalu pilih wilayah perairan sesuai rute. Peta diperbarui tiga kali sehari untuk hari ini, besok, dan lusa.
  2. Catat ambang risiko BMKG: perahu nelayan berisiko saat angin 15 knot dan gelombang 1,25 meter, kapal tongkang 16 knot dan 1,5 meter, kapal feri 21 knot dan 2,5 meter.
  3. Konfirmasi ke operator sebelum berangkat. Untuk feri, cek jadwal di aplikasi Ferizy atau kanal resmi ASDP. Untuk kapal cepat, tanya langsung lewat WhatsApp operator.
  4. Pilih tiket yang bisa diubah tanggalnya. Tiket feri dan fast boat umumnya lebih lentur untuk reschedule daripada paket tur gabungan.
  5. Kalau naik kapal tetap berangkat, simpan jaket pelampung di dekat tempat duduk dan hindari dek terbuka saat gelombang tinggi.
  6. Untuk pesisir utara Jakarta, Kalimantan, dan Sulawesi, geser aktivitas ke luar jam pasang kalau tidak ingin terjebak genangan rob.

Ombak memecah di Pantai Tanah Lot, Bali

Sumber : https://commons.wikimedia.org/wiki/File:Ombak_Menderu_di_Pantai_Tanah_Lot.jpg

Pertanyaan yang Sering Ditanyakan

Sampai kapan peringatan gelombang tinggi ini berlaku? Peringatan nasional berlaku 26 Oktober 2026 pukul 07.00 WIB sampai 29 Oktober 2026 pukul 07.00 WIB. Beberapa wilayah punya masa berlaku berbeda satu sampai dua hari, misalnya Bali yang dihitung 26 Oktober pukul 08.00 WITA sampai 29 Oktober pukul 08.00 WITA.

Apakah penyeberangan ke Bali tetap beroperasi? Keputusan operasional ada di tangan operator dan KSOP setempat, bukan otomatis ditutup oleh peringatan BMKG. Yang bisa dipegang adalah ambang risiko: feri dinilai berisiko tinggi saat angin 21 knot dan gelombang 2,5 meter, sehingga pembatalan atau pengurangan trip bisa terjadi sewaktu-waktu.

Apakah aman berenang di pantai selatan Jawa pekan ini? Tidak disarankan. Ombak 2,5-4 meter di Samudra Hindia selatan Jawa, Bali, dan Nusa Tenggara Timur disertai arus balik yang sulit dilawan perenang. Kalau tetap ke pantai, batasi aktivitas di pasir dan tetap dalam pengawasan penjaga pantai.

Kalau rute liburanmu memakai kapal, simpan juga Gelombang Tinggi 23-26 Oktober 2026: Bali Sampai NTT 4 Meter sebagai pembanding pola peringatan sebelumnya, dan baca KMP Batumandi Terbakar di Merak: 460 Selamat, Feri Normal untuk memahami bagaimana gangguan armada memengaruhi jadwal penyeberangan. Kalau perjalananmu banyak bergantung pada cuaca, Tips Liburan Musim Hujan Indonesia: Aman dan Hemat 2026 merangkum barang bawaan dan strategi menggeser jadwal.

Semua harga bersifat kisaran dan bisa berubah, cek ulang sebelum berangkat. Data peringatan dari laman resmi BMKG maritim 26 Oktober 2026 dan BMKG melalui Metrotvnews 26 Oktober 2026, prakiraan banjir rob dari informasi cuaca BMKG yang dirilis Arina.id 25 Oktober 2026, ambang risiko pelayaran dari siaran BMKG Bali yang dikutip Kompas.com 23 Oktober 2026. Foto ilustrasi dari arsip Wikimedia Commons, bukan dokumentasi kondisi 26 Oktober 2026. Riset 26 Oktober 2026.

diperbarui 26 Oktober 2026 pukul 15.30 WIB

Sebelum berangkat

Pertanyaan umum

Sampai kapan peringatan gelombang tinggi ini berlaku?

Peringatan nasional berlaku 26 Oktober 2026 pukul 07.00 WIB sampai 29 Oktober 2026 pukul 07.00 WIB. Beberapa wilayah punya masa berlaku berbeda satu sampai dua hari, misalnya Bali yang dihitung 26 Oktober pukul 08.00 WITA sampai 29 Oktober pukul 08.00 WITA.

Apakah penyeberangan ke Bali tetap beroperasi?

Keputusan operasional ada di tangan operator dan KSOP setempat, bukan otomatis ditutup oleh peringatan BMKG. Yang bisa dipegang adalah ambang risiko: feri dinilai berisiko tinggi saat angin 21 knot dan gelombang 2,5 meter, sehingga pembatalan atau pengurangan trip bisa terjadi sewaktu-waktu.

Apakah aman berenang di pantai selatan Jawa pekan ini?

Tidak disarankan. Ombak 2,5-4 meter di Samudra Hindia selatan Jawa, Bali, dan Nusa Tenggara Timur disertai arus balik yang sulit dilawan perenang. Kalau tetap ke pantai, batasi aktivitas di pasir dan tetap dalam pengawasan penjaga pantai.