Gelombang Tinggi 23-26 Oktober 2026: Bali Sampai NTT 4 Meter
Peringatan gelombang tinggi 23-26 Oktober 2026: 12 perairan 2,5-4 meter dari Nias sampai NTT. Cek Selat Badung, feri Selat Bali, pantai selatan.

Dalam cerita ini
Peringatan gelombang tinggi 23-26 Oktober 2026 dari BMKG mencakup 12 perairan Indonesia dengan ombak 2,5 sampai 4 meter. Rentangnya membentang dari Samudra Hindia barat Nias, Mentawai, Bengkulu, dan Lampung sampai perairan selatan Jawa, Bali, NTB, dan NTT.
Buat yang berencana berangkat akhir pekan ini, tiga titik paling terasa adalah penyeberangan Selat Badung ke Nusa Penida, feri Selat Bali Ketapang–Gilimanuk, dan pantai selatan Jawa. Bali punya peringatan terpisah yang berlaku 24–27 Oktober.
Baca jugaPeringatan Gelombang Tinggi 19-22 Okt 2026: 52 Perairan 4 MeterPromo & NewsRingkas 5 Poin
- Berlaku 23-26 Oktober 2026 dengan gelombang 2,5–4 meter di 12 perairan selatan Indonesia.
- Pemicunya angin timur–tenggara 7–28 knot di selatan ekuator, terkuat di Hindia barat Lampung hingga selatan Jawa Barat.
- BBMKG Denpasar memperpanjang peringatan Bali jadi 24–27 Oktober untuk Selat Badung, Selat Bali selatan, perairan selatan Bali, dan Selat Lombok selatan.
- Ambang risiko BMKG: feri mulai waspada saat angin 21 knot dan gelombang 2,5 meter.
- Pantai selatan DIY dan Jawa Timur ikut masuk daftar, Yogyakarta memasang peringatan 23–26 Oktober.
Wilayah dan Jadwal
| Item | Detail |
|---|---|
| Periode nasional | 23–26 Oktober 2026 |
| Gelombang Tinggi 2,5–4,0 m | 12 perairan: Hindia barat Nias, Mentawai, Bengkulu, Lampung; Hindia selatan Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, DIY, Jawa Timur, Bali, NTB, NTT |
| Gelombang Sedang 1,25–2,5 m | 10 perairan: Hindia barat Aceh, Selat Malaka utara, Laut Natuna Utara, Selat Karimata utara, Laut Bali, Laut Sumbawa, Pasifik utara Maluku, Papua Barat Daya, Papua Barat, Papua |
| Angin | Utara ekuator Tenggara–Barat Daya 7–20 knot, selatan ekuator Timur–Tenggara 7–28 knot |
| Bali (24–27 Okt) | 2,5–4 m di Selat Badung, Selat Bali bagian selatan, perairan selatan Bali, Selat Lombok bagian selatan; Selat Lombok utara maksimal 2,5 m |
| Angin Bali | Perairan utara timur laut–selatan sampai 25 knot, perairan selatan tenggara–barat daya sampai 20 knot |
| Ambang risiko | Perahu nelayan 15 knot/1,25 m; kapal tongkang 16 knot/1,5 m; kapal feri 21 knot/2,5 m |
Sumber : https://commons.wikimedia.org/wiki/File:Bali-Strait_Indonesia_KMP-Niaga-Ferry-II-01.jpg
Dampaknya buat Kamu
- Kalau kamu ke Nusa Penida 24–26 Oktober: Selat Badung masuk kategori 2,5–4 meter, dan itu jalur kapal cepat dari Denpasar. Konfirmasi ke operator pagi hari, jangan cuma lihat cuaca di darat. Susun ulang itinerary Nusa Penida sehari dari Bali dengan slot yang mudah digeser.
- Kalau kamu menyeberang Jawa–Bali: Selat Bali bagian selatan ikut peringatan 24–27 Oktober. ASDP menyesuaikan operasi secara situasional, jadi pilih keberangkatan siang dan sisakan jeda sebelum lanjut ke Denpasar atau Banyuwangi.
- Kalau rencanamu pantai selatan: Parangtritis, Drini, sampai Timang berada di jalur gelombang 2,5–4 meter. Berenang dan bermain air sebaiknya dilewati, cukup jalan kaki di area aman.
- Kalau tiket sudah dibeli: gelombang tinggi bukan alasan pembatalan otomatis. Minta reschedule atau refund sesuai aturan operator hanya bila layanan benar-benar ditunda. Kasus serupa pernah dibahas di peringatan gelombang tinggi 19–22 Oktober dan laporan banjir rob sebelumnya.
Cara Cek dan Antisipasi
- Buka maritim.bmkg.go.id lalu pilih perairan yang benar-benar kamu lalui, bukan ringkasan nasional.
- Cocokkan prakiraan dengan jam berangkat, karena peringatan diperbarui setiap hari.
- Hubungi operator kapal atau ASDP pada H-1 dan pagi hari H untuk status terakhir.
- Siapkan rencana B darat: Ubud, museum, atau kuliner bila lintasan ditutup.
- Kalau tetap ikut aktivitas air, pakai pelampung dan ikuti arahan petugas pantai tanpa negosiasi.
Sumber : https://commons.wikimedia.org/wiki/File:Waves_at_Parangtritis_-_panoramio.jpg
Pertanyaan yang Sering Ditanyakan
Apakah Nusa Penida masih bisa dikunjungi 24–26 Oktober 2026? Bisa, selama operator kapal cepat menyatakan lintasan aman. Selat Badung diprakirakan 2,5–4 meter, jadi jadwal bisa berubah mendadak. Pantau kanal resmi operator dan BMKG Bali sebelum menuju dermaga.
Apakah feri Ketapang–Gilimanuk berhenti total? Belum ada pengumuman penutupan menyeluruh. BMKG menetapkan ambang feri berisiko pada 21 knot dan 2,5 meter, sementara ASDP memakai pola buka-tutup situasional mengikuti rekomendasi cuaca maritim.
Apakah pantai selatan Jawa ditutup untuk wisatawan? Tidak otomatis. BMKG hanya mengeluarkan peringatan, sedangkan larangan berenang ditentukan pengelola pantai dan petugas di lokasi. Tetap hindari berenang saat ombak besar atau arus kuat.
Sampai kapan peringatan ini berlaku? Peringatan nasional berakhir 26 Oktober 2026, sedangkan peringatan Bali dari BBMKG Wilayah III Denpasar berlaku 24–27 Oktober 2026. Cek pembaruan harian karena periode dan wilayah bisa bergeser.
Perkembangan terbaru: Gelombang Tinggi 26-29 Oktober 2026: 30 Perairan Sampai 4 Meter memuat masa berlaku berikutnya, termasuk banjir rob di 13 provinsi.
Semua harga bersifat kisaran dan bisa berubah, cek ulang sebelum berangkat.
Sumber: BMKG Peringatan Gelombang Tinggi via Kompas TV 22 Oktober 2026 pukul 19.00 WIB dan RBTV 23 Oktober 2026 pukul 09.35 WIB (daftar 12 perairan Tinggi dan 10 perairan Sedang, ambang keselamatan pelayaran), BBMKG Wilayah III Denpasar via ANTARA 23 Oktober 2026 pukul 12.10 WIB (peringatan Bali 24–27 Oktober), BMKG Stasiun Meteorologi Yogyakarta via ANTARA 22 Oktober 2026 (peringatan 23–26 Oktober untuk Kulon Progo, Bantul, Gunungkidul), dan BMKG Jawa Timur via detikJatim 21 Oktober 2026 (delapan perairan selatan Jatim). Foto: Wikimedia Commons.
Diperbarui 23 Oktober 2026 pukul 14.50 WIB.
Sebelum berangkat
Pertanyaan umum
Apakah Nusa Penida masih bisa dikunjungi 24-26 Oktober 2026?
Bisa, selama operator kapal cepat menyatakan lintasan aman. Selat Badung diprakirakan 2,5-4 meter, jadi jadwal bisa berubah mendadak. Pantau kanal resmi operator dan BMKG Bali sebelum menuju dermaga.
Apakah feri Ketapang-Gilimanuk berhenti total?
Belum ada pengumuman penutupan menyeluruh. BMKG menetapkan ambang feri berisiko pada 21 knot dan 2,5 meter, sementara ASDP memakai pola buka-tutup situasional mengikuti rekomendasi cuaca maritim.
Apakah pantai selatan Jawa ditutup untuk wisatawan?
Tidak otomatis. BMKG hanya mengeluarkan peringatan, sedangkan larangan berenang ditentukan pengelola pantai dan petugas di lokasi. Tetap hindari berenang saat ombak besar atau arus kuat.
Sampai kapan peringatan ini berlaku?
Peringatan nasional berakhir 26 Oktober 2026, sedangkan peringatan Bali dari BBMKG Wilayah III Denpasar berlaku 24-27 Oktober 2026. Cek pembaruan harian karena periode dan wilayah bisa bergeser.




