Anak Krakatau Siaga 11 Oktober 2026: Radius 5 Km Ditutup
Status Gunung Anak Krakatau siaga sejak 9 Oktober 2026. Radius 5 km dari pusat erupsi ditutup untuk wisatawan dan pendaki.

Dalam cerita ini
Status Gunung Anak Krakatau (GAK) naik dari Level II (Waspada) menjadi Level III (Siaga) sejak Jumat, 9 Oktober 2026 pukul 21.00 WIB. Badan Geologi Kementerian ESDM melarang warga, wisatawan, dan pendaki beraktivitas dalam radius 5 kilometer dari pusat erupsi. Artinya, kawasan wisata bahari Selat Sunda di sisi Banten dan Lampung kini punya zona tertutup baru.
Peningkatan status terjadi setelah 14 kali erupsi tercatat pada 6 sampai 9 Oktober 2026, dengan letusan terpanjang sekitar 12 menit. Hingga Minggu, 11 Oktober 2026, abu vulkanik pernah terpantau mencapai ketinggian 1,8 kilometer dan bergerak ke arah barat menuju Selat Sunda.
Baca jugaAnak Krakatau Erupsi Lagi 5 Oktober, Anyer Tetap RamaiPromo & NewsRingkas 5 Poin
- Status Anak Krakatau siaga sejak 9 Oktober 2026 pukul 21.00 WIB.
- Radius 5 km dari pusat erupsi dilarang untuk semua aktivitas.
- Tercatat 14 kali erupsi pada 6 sampai 9 Oktober 2026.
- Pantai Anyer dan Carita tetap buka, hanya laut dekat kawah ditutup.
- BPBD Banten dan Lampung menyatakan belum ada dampak abu langsung.
Status dan Radius Aman
| Item | Detail |
|---|---|
| Status | Level III (Siaga), berlaku 9 Oktober 2026 pukul 21.00 WIB |
| Radius larangan aktivitas | 5 km dari pusat erupsi |
| Radius pulau baru | 1 km di sektor barat laut dan tenggara |
| Jumlah erupsi | 14 kali pada 6 sampai 9 Oktober 2026, terpanjang sekitar 12 menit |
| Tinggi kolom abu | pernah mencapai 1,8 km di atas permukaan laut |
| Posisi | 6,102 LS, 105,423 BT, ketinggian 157 mdpl |
| Info resmi | PVMBG (022) 7272606, Pos Pengamatan Krakatau (0254) 651449 |
Dampaknya buat Kamu
- Kalau kamu memesan open trip ke badan Anak Krakatau, jadwalnya hampir pasti batal karena radius 5 km tertutup. Baca alasan larangan open trip di teguran BKSDA ke 34 pelaku wisata Anak Krakatau.
- Kalau kamu menginap di Anyer atau Carita, pantai di daratan utama masih aman dan tetap buka. Yang dilarang hanya mendekati kawah.
- Kalau kamu terbang dari Jakarta atau Lampung, cek status penerbangan sebelum berangkat. September lalu erupsi GAK sempat menutup enam bandara, termasuk Soekarno-Hatta dan Halim, seperti diulas di laporan erupsi 5 Oktober lalu.
- Kalau tetap ingin ke pantai, pilih aktivitas darat dan siapkan anggaran harian seperti di rincian biaya sehari ke Anyer.
Cara Aman Liburan ke Selat Sunda
- Cek status terbaru GAK di aplikasi MAGMA Indonesia atau kanal PVMBG sebelum berangkat.
- Jangan memesan open trip atau kapal yang mengarah ke radius 5 km dari kawah.
- Pilih penginapan dan pantai di daratan utama Banten atau Lampung.
- Bawa masker bila abu vulkanik kembali terbawa angin ke pesisir.
- Ikuti arahan BPBD setempat dan jangan menyebar kabar tsunami tanpa sumber resmi.

Sumber : https://commons.wikimedia.org/wiki/File:Keindahan_Pantai_Carita.jpg
Pertanyaan yang Sering Ditanyakan
Apakah Anak Krakatau masih boleh dikunjungi? Tidak. Sejak 9 Oktober 2026, warga, wisatawan, dan pendaki dilarang beraktivitas dalam radius 5 km dari pusat erupsi. Selain itu, radius 1 km dari pulau baru di sektor barat laut dan tenggara juga tertutup.
Apakah wisata Pantai Anyer dan Carita ditutup? Belum. Pantai di daratan utama Banten masih buka dan beroperasi normal. Yang ditutup adalah area laut dalam radius 5 km dari kawah Anak Krakatau.
Apakah status siaga ini berbahaya bagi penerbangan? Berpotensi. Pada September 2026, abu vulkanik GAK sempat menutup enam bandara termasuk Soekarno-Hatta dan Halim Perdanakusuma. Sebaiknya cek status penerbangan sebelum berangkat.
Sampai kapan status siaga berlaku? Belum ada batas waktu pasti. Badan Geologi akan mengevaluasi secara berkala, dan status hanya turun bila aktivitas vulkanik menurun.
Status dan angka dalam artikel ini mengacu pada pengumuman Badan Geologi Kementerian ESDM dan laporan PVMBG per 11 Oktober 2026. Status gunung api dapat berubah sewaktu-waktu, jadi cek kanal resmi sebelum berangkat. Foto gunung adalah arsip erupsi Anak Krakatau dan foto pantai dari Wikimedia Commons. Riset 11 Oktober 2026. Diperbarui 11 Oktober 2026 pukul 15.50 WIB.
Sebelum berangkat
Pertanyaan umum
Apakah Anak Krakatau masih boleh dikunjungi?
Tidak. Sejak 9 Oktober 2026, warga, wisatawan, dan pendaki dilarang beraktivitas dalam radius 5 km dari pusat erupsi. Selain itu, radius 1 km dari pulau baru di sektor barat laut dan tenggara juga tertutup.
Apakah wisata Pantai Anyer dan Carita ditutup?
Belum. Pantai di daratan utama Banten masih buka dan beroperasi normal. Yang ditutup adalah area laut dalam radius 5 km dari kawah Anak Krakatau.
Apakah status siaga ini berbahaya bagi penerbangan?
Berpotensi. Pada September 2026, abu vulkanik GAK sempat menutup enam bandara termasuk Soekarno-Hatta dan Halim Perdanakusuma. Sebaiknya cek status penerbangan sebelum berangkat.



