Jurnal perjalanan / Promo & News

Camp Leakey Ditutup 30 Oktober 2026: Pakan Orang Utan Rusak

Area pakan Camp Leakey di Tanjung Puting ditutup sementara sejak 30 Oktober 2026 karena karhutla. Cek dampaknya ke paket trip Anda.

Camp Leakey Ditutup 30 Oktober 2026: Pakan Orang Utan Rusak
Promo & News / Stevanya Travel Journal
Dalam cerita ini
Baca jugaTanjung Puting Ditutup 24 Oktober 2026: 4 Pintu Wisata KarhutlaPromo & News

Area pemberian pakan di Camp Leakey ditutup sementara sejak Jumat, 30 Oktober 2026. Kebakaran hutan dan lahan yang melanda Taman Nasional Tanjung Puting merusak hutan di sekitar lokasi pakan, sehingga kegiatan feeding tidak bisa berjalan seperti biasa.

Penutupan ini diumumkan Balai TN Tanjung Puting dan dikonfirmasi relawan sekaligus pelaku wisata di kawasan, Moncos. Sampai Minggu, 1 November 2026, belum ada tanggal pembukaan kembali.

Orang utan Kalimantan di Taman Nasional Tanjung Puting Sumber : https://commons.wikimedia.org/wiki/File:Bornean_orangutan_(Pongo_pygmaeus),_Tanjung_Putting_National_Park_02.jpg

Ringkas 5 Poin

  1. Area pakan Camp Leakey ditutup sementara mulai 30 Oktober 2026.
  2. Penyebabnya karhutla yang merusak hutan di sekitar lokasi pakan.
  3. Empat pintu wisata TNTP sudah ditutup lebih dulu sejak 24 Oktober.
  4. Pondok Tanggui kini jadi andalan utama untuk melihat orang utan.
  5. Belum ada tanggal buka, tunggu keputusan Balai TN Tanjung Puting.

Jadwal dan Lokasi

ItemDetail
LokasiCamp Leakey, TN Tanjung Puting, Kotawaringin Barat, Kalimantan Tengah
Yang ditutupArea pemberian pakan (feeding) Camp Leakey
Mulai berlakuJumat, 30 Oktober 2026
BerakhirSampai pemberitahuan lebih lanjut
PenyebabKarhutla merusak hutan di sekitar area pakan
Pintu yang sudah tutupTanjung Harapan, Natai Lengkuas, Sungai Buluh Kecil, Sungai Buluh Besar
Yang masih bukaPondok Tanggui
SumberdetikTravel dan detikKalimantan, 30 Oktober sampai 1 November 2026

Camp Leakey bukan sekadar spot foto. Lokasi ini menjadi pusat penelitian, pengamatan, dan konservasi orang utan sejak lama, dan hampir semua paket klotok menjadikannya pemberhentian wajib. Kerusakan di area pakan berarti salah satu atraksi inti Tanjung Puting sedang tidak bisa diakses.

Dampaknya buat Kamu

  • Kalau kamu sudah beli paket open trip Tanjung Puting: hubungi operator sekarang dan minta rute tertulis. Tanyakan apakah Camp Leakey masih ada di itinerary atau diganti Pondok Tanggui.
  • Kalau kamu berangkat mandiri dengan klotok sewaan: konfirmasi ke nakhoda sebelum berangkat. Susur Sungai Sekonyer tetap bisa, tapi jangan berasumsi bisa turun di Camp Leakey.
  • Kalau tujuan utamamu melihat orang utan: Pondok Tanggui sekarang jadi tumpuan utama. Pemberian pakan pagi di sana masih menjadi alternatif paling realistis.
  • Kalau tanggalmu masih jauh: jangan batalkan dulu. Pantau kanal resmi Balai TN Tanjung Puting, karena status bisa berubah setelah hujan turun dan pemadaman selesai.
  • Kalau kamu memutuskan menunda: geser ke musim kemarau berikutnya. Karhutla adalah risiko tahunan di Kalimantan, jadi memilih bulan yang lebih basah jauh lebih aman.

Cara Cek Status Sebelum Berangkat

  1. Buka kanal resmi Balai Taman Nasional Tanjung Puting untuk pengumuman penutupan terbaru.
  2. Tanyakan ke operator open trip apakah izin masuk untuk tanggal keberangkatanmu sudah keluar.
  3. Minta itinerary tertulis yang menyebut nama pintu dan camp yang akan disinggahi.
  4. Siapkan rencana cadangan, misalnya menambah waktu di Pondok Tanggui atau rute susur sungai.
  5. Kalau sudah membayar penuh, cek kebijakan pembatalan dan opsi reschedule di kontrak operator.
  6. Berangkat hanya kalau status pintu dan area pakan sudah dinyatakan buka secara resmi.

Dua orang utan di kawasan Taman Nasional Tanjung Puting Sumber : https://commons.wikimedia.org/wiki/File:Orangutans_at_Tanjung_Puting_National_Park_(50048273302).jpg

Kenapa Karhutla Berdampak Serius di Tanjung Puting

Kebakaran di kawasan TNTP bukan kejadian pertama tahun ini. Sejak pertengahan Oktober, api merembet di beberapa titik dan memaksa Balai TN Tanjung Puting menutup empat pintu wisata mulai 24 Oktober 2026 pukul 08.00 WIB.

Yang membedakan kejadian kali ini adalah lokasi api yang makin dekat ke pusat konservasi. Relawan sempat mencatat jarak karhutla ke camp orang utan tinggal ratusan meter, sebelum akhirnya area pakan Camp Leakey ikut terdampak.

Dampaknya bukan cuma soal wisata. Hutan yang terbakar mengubah ruang gerak dan sumber pakan orang utan. Satwa yang biasanya mendekat ke area pakan saat jam feeding kini harus mencari makan sendiri di hutan yang kondisinya sudah berubah.

Bagi wisatawan, konsekuensinya lebih sederhana tapi tetap penting: jangan berangkat dengan asumsi lokasi akan buka. Tanjung Puting adalah kawasan konservasi, dan keputusan tutup-buka sepenuhnya ada di tangan Balai TN, bukan operator wisata.

Kalau Tetap Mau ke Kalimantan Tengah

Tanjung Puting memang ikon utama, tapi ada beberapa pilihan lain yang bisa dipertimbangkan saat statusnya belum jelas. Susur Sungai Sekonyer di luar pintu yang ditutup masih bisa dinikmati untuk melihat bekantan, burung rangkong, dan suasana hutan rawa gambut.

Alternatif lain adalah menggeser fokus perjalanan ke kota. Palangka Raya punya susur sungai Kahayan dan pasar flamboyan yang bisa jadi pengisi hari. Untuk yang punya waktu lebih, rute darat ke Sampit atau Pangkalan Bun memberi sudut pandang lain soal kehidupan Kalimantan.

Yang perlu diingat, semua alternatif ini bukan pengganti pengalaman melihat orang utan di habitat aslinya. Kalau itu tujuan utamamu, opsi paling jujur adalah menunggu sampai kawasan benar-benar dinyatakan aman.

Pertanyaan yang Sering Ditanyakan

Apakah seluruh Tanjung Puting ditutup?

Tidak. Yang ditutup adalah empat pintu wisata sejak 24 Oktober dan area pakan Camp Leakey sejak 30 Oktober. Pondok Tanggui masih menerima kunjungan sesuai ketentuan yang berlaku.

Sampai kapan Camp Leakey ditutup?

Belum ada tanggal pasti. Penutupan berlaku sampai pemberitahuan lebih lanjut dari Balai TN Tanjung Puting, menunggu kondisi kawasan membaik setelah kebakaran.

Apakah paket open trip saya otomatis batal?

Tidak otomatis. Kebijakan pembatalan tergantung operator. Hubungi operator dan minta penyesuaian rute atau reschedule, karena banyak paket masih bisa jalan dengan mengganti camp yang disinggahi.

Apakah masih bisa melihat orang utan?

Peluangnya mengecil, tapi belum nol. Pondok Tanggui masih menjadi lokasi pemberian pakan yang bisa dikunjungi, meski jadwal dan aksesnya perlu dikonfirmasi ulang ke pengelola.

Apakah api sudah padam?

Belum ada pernyataan resmi bahwa kawasan sepenuhnya aman. Pemadaman masih berlangsung dan kondisi bisa berubah cepat, jadi cek pengumuman terbaru sebelum berangkat.

Semua harga dan jadwal bersifat kisaran dan bisa berubah, cek ulang sebelum berangkat. Foto adalah dokumentasi orang utan di Tanjung Puting pada kondisi normal, bukan kondisi pasca-kebakaran. Riset dilakukan 2 November 2026.

Diperbarui 2 November 2026 pukul 04.15 WIB.

Sebelum berangkat

Pertanyaan umum

Apakah seluruh Tanjung Puting ditutup?

Tidak. Yang ditutup adalah empat pintu wisata sejak 24 Oktober dan area pakan Camp Leakey sejak 30 Oktober. Pondok Tanggui masih menerima kunjungan sesuai ketentuan.

Sampai kapan Camp Leakey ditutup?

Belum ada tanggal pasti. Penutupan berlaku sampai pemberitahuan lebih lanjut dari Balai TN Tanjung Puting, menunggu kondisi kawasan membaik.

Apakah paket open trip saya otomatis batal?

Tidak otomatis. Kebijakan pembatalan tergantung operator. Hubungi operator dan minta penyesuaian rute atau reschedule.