2.775 Penerbangan Terdampak Karhutla 23 Oktober 2026: Cek Jadwal
Kemenhub catat 2.775 penerbangan terdampak karhutla per 21 Oktober 2026, 40 jadwal 22-25 Oktober dibatalkan antisipasi.

Dalam cerita ini
Kementerian Perhubungan mencatat 2.775 penerbangan domestik terdampak asap karhutla sejak 11 Agustus hingga 21 Oktober 2026. Angka ini bertambah 171 penerbangan dibanding data dua hari sebelumnya yang dipicu jarak pandang di bawah 3.000 meter di sejumlah bandara.
Penumpang diminta cek status penerbangan berkala lewat kanal resmi maskapai dan bandara. Sebanyak 40 penerbangan pada 22-25 Oktober 2026 sudah dibatalkan antisipasi, jadwal bisa berubah sewaktu-waktu mengikuti jarak pandang.
Ringkas 5 Poin
- Total 2.775 penerbangan terdampak karhutla per 21 Oktober 2026.
- Rinci: 1.544 batal atau tunda, 1.170 delay, 25 dialihkan, 6 kembali, 30 dimajukan.
- Penyebab utama jarak pandang rendah di 16 bandara dari Kalimantan sampai Papua.
- 40 penerbangan 22-25 Oktober dibatalkan antisipasi (Pangkalan Bun, Sampit, Ketapang, Singkawang).
- Operasi pemadaman udara capai 5.320 siklus dengan 39 pesawat dari 11 operator.
Jadwal dan Dampak Penerbangan
| Item | Detail |
|---|---|
| Periode data | 11 Agustus - 21 Oktober 2026 |
| Total terdampak | 2.775 penerbangan domestik (+171 sejak 19 Oktober) |
| Rinci gangguan | 1.544 batal/tunda · 1.170 delay · 25 divert · 6 RTB · 30 advance |
| Bandara terdampak | Iskandar Pangkalan Bun, Supadio Pontianak, Mutiara SIS Al-Jufrie Palu, Sultan Babullah Ternate, Pattimura Ambon, Mozes Kilangin Timika, Rendani Manokwari, Sultan Mahmud Badaruddin II Palembang, dan 8 bandara lain |
| Rute internasional ikut kena | 12 PP Singapura-Pontianak (12-23 Sep) dan 2 PP Singapura-Palembang (15 Okt) batal karena asap |
| Penerbangan antisipasi batal | 40 jadwal 22-25 Oktober 2026 dari dan menuju Pangkalan Bun, Sampit, Ketapang, Singkawang |
| Sebaran asap | Kalimantan, Sumatera, Sulawesi, Maluku, Maluku Utara, Papua, plus NTT |
| Prosedur operasi | Low Visibility Procedures (LVP) bersama AirNav dan BMKG |
Sumber : https://commons.wikimedia.org/wiki/File:Emirates_A6-EDS_on_the_runway_in_Munich_2012-05.jpg
Dampaknya buat Kamu
- Kalau kamu terbang minggu ini dari Kalimantan atau timur Indonesia, cek status H-1 dan H-3 jam sebelum berangkat. Jadwal 22-25 Oktober sudah ada yang dibatalkan antisipasi, maskapai tidak akan memaksakan terbang bila jarak pandang belum memenuhi batas minimum.
- Kalau kamu transit Pontianak atau Palembang menuju Singapura, siap opsi reschedule. Rute internasional Singapura-Pontianak dan Singapura-Palembang sempat batal massal pada September-Oktober karena asap di Supadio dan SMB II.
- Kalau kamu ke Labuan Bajo, Palu, Ternate, Ambon, atau Timika dalam waktu dekat, pantau NOTAM bandara dan pengumuman AirNav. Penyesuaian jadwal dilakukan demi keselamatan lepas landas dan pendaratan saat jarak pandang rendah.
- Kalau tidak bisa reschedule, manfaatkan pemajuan jadwal (30 penerbangan sudah dimajukan) atau pengalihan bandara. Tanyakan ke maskapai soal refund, rebook tanpa biaya, atau akomodasi bila delay panjang.
Cara Mengecek dan Mengantisipasi
- Cek status penerbangan di aplikasi atau website maskapai dan bandara keberangkatan setiap 6-12 jam menjelang jadwal.
- Aktifkan notifikasi maskapai (email, SMS, WhatsApp) agar tahu pembatalan atau pemajuan jadwal lebih awal.
- Siapkan buffer waktu transit minimal 4-6 jam bila rute melewati bandara terdampak asap.
- Bawa bukti booking dan kontak maskapai, serta cek kebijakan Low Visibility Procedures yang berlaku di bandara tujuan.
- Ikuti arahan petugas di bandara dan pantau update BMKG soal jarak pandang. Jangan memaksakan perjalanan bila penerbangan dialihkan atau dikembalikan ke bandara asal.
Kondisi asap dipengaruhi kebakaran hutan dan lahan yang meluas sejak Agustus. Penutupan akses wisata di Taman Nasional Tanjung Puting dan kabut asap di Sentani yang membatalkan 18 penerbangan menunjukkan dampak lintas sektor. Di Jawa, Gunung Ciremai juga masih menutup jalur pendakian akibat kebakaran.
Baca jugaKabut Asap Sentani 21 Oktober 2026: 18 Penerbangan BatalPromo & NewsPertanyaan yang Sering Ditanyakan
Berapa penerbangan yang terdampak karhutla sampai 21 Oktober 2026? Sebanyak 2.775 penerbangan domestik terdampak sejak 11 Agustus 2026, terdiri dari 1.544 batal atau tunda, 1.170 delay, 25 dialihkan, 6 kembali ke bandara asal, dan 30 dimajukan.
Bandara mana saja yang paling terdampak asap karhutla? Di antaranya Iskandar Pangkalan Bun, Supadio Pontianak, Mutiara SIS Al-Jufrie Palu, Sultan Babullah Ternate, Pattimura Ambon, Mozes Kilangin Timika, Rendani Manokwari, dan Sultan Mahmud Badaruddin II Palembang, plus wilayah NTT yang baru terdampak.
Apa yang harus dilakukan penumpang bila jadwal 22-25 Oktober dibatalkan? Cek status berkala di kanal resmi maskapai dan bandara, hubungi maskapai untuk rebook atau refund, dan pantau Low Visibility Procedures serta prakiraan jarak pandang BMKG sebelum berangkat.
Perkembangan lanjutan: Bandara Palangkaraya Tutup 26 Oktober 2026, 5 Maskapai Batal merinci pembatalan terbaru di Bandara Tjilik Riwut.
Semua harga bersifat kisaran dan bisa berubah, cek ulang sebelum berangkat. Foto ilustrasi dari edisi berbeda bila lokasi tepat belum tersedia. Riset 23 Oktober 2026 dari ANTARA, Republika, dan keterangan Ditjen Perhubungan Udara Kemenhub.
Diperbarui 23 Oktober 2026 pukul 11:30 WIB
Sebelum berangkat
Pertanyaan umum
Berapa penerbangan yang terdampak karhutla sampai 21 Oktober 2026?
Sebanyak 2.775 penerbangan domestik terdampak sejak 11 Agustus 2026, terdiri dari 1.544 batal atau tunda, 1.170 delay, 25 dialihkan, 6 kembali ke bandara asal, dan 30 dimajukan.
Bandara mana saja yang paling terdampak asap karhutla?
Di antaranya Iskandar Pangkalan Bun, Supadio Pontianak, Mutiara SIS Al-Jufrie Palu, Sultan Babullah Ternate, Pattimura Ambon, Mozes Kilangin Timika, Rendani Manokwari, dan Sultan Mahmud Badaruddin II Palembang, plus wilayah NTT yang baru terdampak.
Apa yang harus dilakukan penumpang bila jadwal 22-25 Oktober dibatalkan?
Cek status berkala di kanal resmi maskapai dan bandara, hubungi maskapai untuk rebook atau refund, dan pantau Low Visibility Procedures serta prakiraan jarak pandang BMKG sebelum berangkat.

Sumber : 



