Stevanya
Menu
Promo & News Wisata

Wae Rebo Ditutup 2-3 Oktober untuk Adat Pesta Kenduri

Desa wisata Wae Rebo ditutup 2-3 Oktober 2026 untuk pesta kenduri adat Manggarai. Buka lagi 4 Oktober; catat jadwal, biaya, dan syarat kunjungannya.

StevaniStevani·30 September 2026 · 2 menit baca
Wae Rebo Ditutup 2-3 Oktober untuk Adat Pesta Kenduri

desa Wae Rebo di Flores Sumber : https://commons.wikimedia.org/wiki/File:Wae_Rebo_village,_Flores_Island,_Indonesia,_20250824_0625_2975.jpg

Desa Wisata Wae Rebo di Satar Lenda, Satar Mese Barat, Kabupaten Manggarai, Nusa Tenggara Timur, ditutup untuk kunjungan wisatawan pada Jumat sampai Sabtu, 2-3 Oktober 2026. Penyebabnya pesta kenduri, upacara adat keluarga besar Manggarai untuk melepas arwah kerabat yang meninggal dunia. Pengelola memastikan desa kembali menerima wisatawan pada Minggu, 4 Oktober 2026. Penutupan ini sudah direncanakan sejak jauh hari, bukan karena cuaca buruk atau bencana.

Baca jugaLabuan Bajo 3 Hari 2 Malam dari Jakarta: Itinerary dan BudgetNusa Tenggara

5 Poin Penting

  1. Apa yang tutup: seluruh kunjungan wisatawan ke Desa Wisata Wae Rebo, kampung adat di ketinggian sekitar 1.000 meter yang terkenal karena tujuh rumah kerucut Mbaru Niang.
  2. Sejak kapan dan sampai kapan: ditutup Jumat (2/10/2026) sampai Sabtu (3/10/2026), lalu dibuka kembali Minggu (4/10/2026).
  3. Wilayah terdampak: hanya kawasan desa Wae Rebo. Jalur trekking dari Desa Denge, Ruteng, Labuan Bajo, dan kawasan Taman Nasional Komodo tidak terdampak.
  4. Penyebab dan aturan pengganti: pesta kenduri digelar di rumah adat dan seluruh warga wajib hadir, sehingga kapasitas ruang tidak memungkinkan menerima tamu. Tidak ada penyesuaian kuota, pengunjung diminta menggeser tanggal kunjungan.
  5. Info resmi: pengumuman disampaikan Lembaga Pelestari Budaya Wae Rebo melalui akun Instagram @waerebo.official. Jadwal buka-tutup desa ini cepat berubah, tahun ini sempat tutup karena hujan lebat dan longsor, lalu ditutup lagi setelah gempa M 7,7 pada 15 Agustus 2026 dan dibuka kembali secara terbatas pada 1 September 2026.

ilustrasi pendukung Sumber : https://commons.wikimedia.org/

Kalau Rencana ke Wae Rebo Sudah Terlanjur Dibuat

  1. Geser jadwal ke 4 Oktober 2026 atau setelahnya, dan hindari tiba pada 2-3 Oktober.
  2. Konfirmasi ulang sehari sebelum berangkat melalui kanal resmi pengelola, karena penutupan bisa diperpanjang bila kondisi lapangan berubah.
  3. Semua pengunjung wajib registrasi di Wae Rebo Tourist Information Center di Dusun Kombo sebelum trekking.
  4. Atur jam tiba: tamu yang menginap harus memulai trekking sebelum pukul 16.00 WITA, sedangkan kunjungan sehari sebelum pukul 12.00 WITA.
  5. Siapkan biaya kisaran Rp200.000 untuk kunjungan sehari dan mulai Rp325.000 per orang untuk menginap satu malam termasuk makan, sesuai ketentuan pengelola.
  6. Kalau tanggalmu mepet, alihkan perjalanan ke Labuan Bajo dan Taman Nasional Komodo yang bisa dicapai dalam satu hari dari Jakarta, atau cek dulu pilihan penginapan murah di Labuan Bajo.

Semua harga bersifat kisaran dan bisa berubah, cek ulang sebelum berangkat.

Pertanyaan umum

Kapan Wae Rebo ditutup dan dibuka lagi?

Ditutup Jumat sampai Sabtu, 2-3 Oktober 2026, dan kembali dibuka untuk kunjungan wisatawan pada Minggu, 4 Oktober 2026; pembaruan resmi lewat Instagram @waerebo.official.

Kenapa Wae Rebo ditutup?

Karena pesta kenduri, upacara adat Manggarai untuk melepas arwah kerabat yang meninggal; rumah adat dipakai untuk rangkaian ritual dan seluruh warga wajib hadir sehingga kapasitas tidak memungkinkan menerima tamu.

Kalau jadwal kunjungan sudah disusun, apa yang perlu dilakukan?

Geser tanggal ke 4 Oktober atau setelahnya, registrasi di Wae Rebo Tourist Information Center Dusun Kombo, dan mulai trekking sebelum pukul 16.00 WITA untuk menginap atau 12.00 WITA untuk kunjungan sehari.

Bagikan

Baca juga