Stevanya
Menu
Promo & News Wisata

Pendakian Merbabu: Jalur Thekelan dan Wekas Tutup Bergantian

Perpanjangan penutupan pendakian Merbabu via Thekelan sampai 4 Oktober, jalur Wekas tutup 5-31 Oktober. Cek jalur alternatif dan biaya masuknya.

StevaniStevani·30 September 2026 · 3 menit baca
Pendakian Merbabu: Jalur Thekelan dan Wekas Tutup Bergantian

sabana di kawasan Gunung Merbabu Sumber : https://commons.wikimedia.org/wiki/File:Hamparan_Sabana_di_Kawasan_Gunung_Merbabu.jpg

Kalau rencana mendaki Gunung Merbabu dalam waktu dekat, cek dulu jalurnya. Balai Taman Nasional Gunung Merbabu (BTNGMb) memperpanjang penutupan jalur Thekelan sampai 4 Oktober 2026 dan menutup jalur Wekas pada 5 sampai 31 Oktober 2026. Kebijakan itu disampaikan Kepala BTNGMb Anggit Haryoso, Selasa (29/9/2026), lewat pengumuman bernomor PG.09/T.35/TU/HMS.01.07/B/09/2026, mengikuti Surat Edaran Dirjen KSDAE soal pembukaan secara terbatas untuk mencegah kebakaran hutan dan lahan di musim kemarau panjang.

Baca jugaJalur Senaru dan Torean Rinjani Ditutup Akibat KebakaranPromo & News Wisata

5 Poin Penting

  1. Apa yang tutup: jalur Thekelan di Kabupaten Semarang dan jalur Wekas di Kabupaten Magelang. Selama masa penutupan, pendakian, camping, dan kunjungan wisata lewat dua jalur itu tidak dilayani.
  2. Sejak kapan dan sampai kapan: Thekelan sudah ditutup 1 sampai 30 September 2026 dan diperpanjang 1 sampai 4 Oktober. Wekas ditutup sebulan penuh, 5 sampai 31 Oktober 2026. Penutupannya bergantian: awal Oktober di Thekelan, sisanya di Wekas.
  3. Jalur yang terdampak: Merbabu punya lima jalur resmi, yaitu Thekelan dan Cuntel di Semarang, Selo di Boyolali, serta Suwanting dan Wekas di Magelang. Yang ditutup hanya Thekelan dan Wekas, jadi Selo, Cuntel, dan Suwanting masih dibuka.
  4. Penyebab dan aturan pengganti: penutupan Oktober bagian dari kebijakan pembukaan terbatas saat risiko karhutla tinggi. Penutupan Thekelan sepanjang September sendiri diajukan pengelola jalur setempat untuk pemeliharaan. Pendaki yang sudah pegang tiket diminta menyesuaikan jadwal atau pindah jalur.
  5. Info resmi dan cek ulang: booking hanya lewat laman resmi tngunungmerbabu.org dan pendaki wajib membawa e-tiket. Status jalur bisa berubah, jadi cek kanal resmi BTNGMb sebelum berangkat.

ilustrasi pendukung Sumber : https://commons.wikimedia.org/

Kalau Rencana Mendaki Terdampak

  1. Ganti jalur ke Selo, Cuntel, atau Suwanting, lalu booking ulang secara online di laman resmi.
  2. Cocokkan tanggal dengan jadwal penutupan: Thekelan 1 sampai 4 Oktober, Wekas 5 sampai 31 Oktober.
  3. Hitung ulang biaya masuk kawasan. Untuk pendaki Indonesia, tiket masuk Rp20.000 per orang per hari pada hari biasa dan Rp30.000 pada Minggu atau libur nasional, tiket mendaki Rp20.000 per kegiatan, dan berkemah Rp5.000 per orang per hari. Pendaki asing Rp200.000 per orang per hari.
  4. Cek status gunung lain sebelum menyusun rencana cadangan, misalnya Semeru yang masih berstatus siaga.
  5. Kalau pendakian batal dan tetap ingin ke Jawa Tengah, itinerary Yogyakarta 3 hari 2 malam dari Jakarta bisa jadi pilihan pengganti.
  6. Siapkan tanggal cadangan, karena penutupan bisa diperpanjang selama kemarau panjang.

Semua harga bersifat kisaran dan bisa berubah, cek ulang sebelum berangkat.

Pertanyaan umum

Apakah semua jalur Merbabu ditutup?

Tidak. Yang ditutup hanya Thekelan (1 September sampai 4 Oktober 2026) dan Wekas (5 sampai 31 Oktober 2026); jalur Selo, Cuntel, dan Suwanting masih dibuka.

Kalau sudah punya tiket Thekelan atau Wekas, bagaimana?

Pengelola meminta pendaki menyesuaikan jadwal atau pindah ke jalur lain, dan booking ulang lewat laman resmi tngunungmerbabu.org karena e-tiket terikat jalur.

Berapa biaya masuk kawasan Merbabu?

Untuk pendaki Indonesia, tiket masuk Rp20.000 per orang per hari pada hari biasa atau Rp30.000 pada Minggu/libur nasional, tiket mendaki Rp20.000 per kegiatan, berkemah Rp5.000 per orang per hari; pendaki asing Rp200.000. Tarif mengikuti PNBP dan bisa disesuaikan. - **Verifikasi 2+ sumber independen (dua-duanya bertanggal hari ini):** (1) detikJateng, Selasa 29/9/2026 — pernyataan langsung Kepala BTNGMb Anggit Haryoso: Thekelan diperpanjang sampai 4 Oktober, Wekas ditutup 5–31 Oktober, pengumuman PG.09/T.35/TU/HMS.01.07/B/09/2026, dasar SE Dirjen KSDAE No. SE.4/KSDAE/SKSDAE/KSA.02.02/B/8/2026 (31 Agustus 2026); 5 jalur resmi; booking via tngunungmerbabu.org. (2) roundup kabar24/Bisnis.com edisi Selasa 29/9/2026 08.10 — menyebut versi sama untuk Merbabu (Thekelan 1–4 Okt, Wekas 5–31 Okt). **Konflik data yang dulu memblokir topik ini sudah selesai:** sumber Agustus (pengumuman PG.07, 25 Agu) menulis Thekelan September ditutup untuk pemeliharaan jalur dan Wekas 5 September untuk Merbabu Trail Run, sedangkan pengumuman baru menempatkan penutupan Oktober sebagai pelaksanaan pembukaan terbatas — keduanya ditulis apa adanya di naskah, tidak dipilih diam-diam. -

Bagikan

Baca juga