Penanjakan Bromo Dibatasi hingga Lemah Pasar 18 Oktober 2026
Akses wisata Penanjakan Bromo dibatasi hingga Lemah Pasar mulai 17 Oktober 2026 pukul 21.30 WIB. Karhutla meluas ke Bukit Premium.

Dalam cerita ini
Aktivitas wisata di kawasan Penanjakan, Bromo, dibatasi hingga Lemah Pasar mulai Sabtu 17 Oktober 2026 pukul 21.30 WIB. Kebakaran hutan dan lahan di Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) masih belum terkendali, dan api sudah merembet ke Bukit Premium.
Bagi yang sudah memesan jeep sunrise atau paket open trip ke Penanjakan dalam sepekan ke depan, ini titik paling penting: titik pandang sunrise favorit itu kini punya batas jangkauan resmi, dan statusnya bisa berubah kapan saja.
Baca juga4 Petugas Gugur Padamkan Karhutla Bromo 15 Oktober 2026Promo & NewsBaca juga: 2.458 Penerbangan Terdampak Karhutla hingga 17 Oktober 2026
Ringkas 5 Poin
- Aktivitas wisata dan warga di Penanjakan dibatasi hingga Lemah Pasar sejak 17 Oktober 2026 pukul 21.30 WIB.
- Kebakaran Bromo belum terkendali dan sudah menyebar ke area Bukit Premium.
- Empat orang meninggal dalam peristiwa 15 Oktober: dua petugas TNBTS dan dua relawan.
- Batas aktivitas berlaku sampai ada pemberitahuan resmi lebih lanjut dari pengelola.
- Kawasan wisata Bromo belum ditutup total, tetapi pembatasan bisa diperluas sewaktu-waktu.
Jadwal dan Lokasi
| Item | Detail |
|---|---|
| Mulai berlaku | Sabtu 17 Oktober 2026, pukul 21.30 WIB |
| Wilayah dibatasi | Kawasan Penanjakan hingga Lemah Pasar, Kabupaten Probolinggo |
| Yang terdampak | Wisatawan, pelaku jasa wisata, dan masyarakat setempat |
| Titik api terbaru | Bukit Kembang Puncak Sari, Mentigen, Blok Pusung Lingker, Bukit Premium |
| Korban jiwa | 4 orang (2 petugas TNBTS, 2 relawan karyawan hotel) |
| Korban luka | 2 relawan luka bakar berat, dirawat di RSUD dr Soetomo Surabaya |
| Awal kejadian | Selasa 13 Oktober 2026, kebakaran ladang warga di Blok Pusung Dawa |
| Status kawasan | Belum ditutup total, pembatasan bertahap |
Kepala Balai Besar TNBTS Rudijanta Tjahja Nugraha menyebut kebakaran bermula dari informasi Kepala Desa Ngadas pada Selasa (13/10/2026) sekitar pukul 14.23 WIB soal kebakaran ladang warga di Blok Pusung Dawa yang berbatasan dengan kawasan taman nasional di Grid A83. Api sempat dipadamkan Rabu (14/10/2026) pukul 11.45 WIB, tetapi muncul lagi keesokan harinya.
Dampaknya buat Kamu
- Kalau kamu sudah booking jeep sunrise Penanjakan, konfirmasi ulang ke operator sebelum berangkat. Batas aktivitas hingga Lemah Pasar berarti sebagian rute dan titik pandang tidak bisa diakses seperti biasa.
- Kalau kamu memesan open trip Bromo, tanyakan apakah operator mengalihkan titik sunrise ke Bukit Kedaluh, Mentigen, atau Seruni Point yang masih dalam koridor izin.
- Kalau perjalananmu masih bisa digeser, tunda ke pekan berikutnya. Kondisi angin kencang dan vegetasi kering membuat api cepat merambat, jadi status bisa berubah dalam hitungan jam.
- Kalau kamu tetap berangkat, siapkan masker dan hindari area yang berasap. Kebakaran menghasilkan asap pekat yang mengganggu jarak pandang dan pernapasan.
Cara Menyikapi Pembatasan
- Cek kanal resmi TNBTS dan akun Instagram @bbtnbromotenggersemeru setiap pagi sebelum berangkat, karena pembaruan biasanya keluar malam sebelumnya.
- Hubungi operator jeep atau agen open trip untuk memastikan titik sunrise pengganti dan apakah ada penyesuaian biaya.
- Kalau tiket sudah dibeli lewat booking online resmi, simpan bukti pembayaran untuk mengajukan penjadwalan ulang bila kawasan ditutup total.
- Pilih titik pandang alternatif yang masih diizinkan, seperti Bukit Kedaluh atau Mentigen, dan hindari memaksa masuk area yang dibatasi petugas.
- Jangan menyalakan api, membuang puntung rokok, atau menerbangkan drone di kawasan TNBTS selama masa tanggap darurat.

Sumber : https://commons.wikimedia.org/wiki/File:Sunrise_view_from_Penanjakan_1_Bromo_Tengger.jpg
Empat korban meninggal dalam peristiwa Kamis (15/10/2026) adalah Sukaris (55) dan Hendra Rony Wigayanata (25), petugas TNBTS, serta Wisnu Yuda Pratama (25) dan Sefriel Ardiansyah (19), relawan yang sehari-hari bekerja sebagai karyawan hotel setempat. Dua relawan lain mengalami luka bakar lebih dari 50 persen dan dirujuk ke RSUD dr Soetomo Surabaya.
Bagi yang ingin memahami kronologi lengkap dan latar belakang insiden, baca laporan gugurnya empat petugas saat memadamkan karhutla Bromo yang mencatat detail evakuasi di medan terjal. Untuk rencana perjalanan yang lebih matang setelah kawasan kembali normal, lihat itinerary Bromo 3 hari 2 malam dari Jakarta.
Pembatasan ini bukan penutupan total. Beberapa laporan menyebut kawasan wisata Bromo masih menerima kunjungan terbatas, tetapi otoritas menegaskan seluruh wisatawan, pelaku jasa wisata, dan warga diminta tidak beraktivitas melewati batas yang ditentukan hingga ada pemberitahuan lebih lanjut. Artinya, rute di atas Lemah Pasar menuju titik-titik tertentu tidak bisa dilewati seperti hari biasa.
Kebakaran di Bromo memang berulang sepanjang 2026. Kawasan ini sempat ditutup total sejak 12 September 2026 dan baru dibuka kembali 19 September 2026 pukul 00.01 WIB. Sebelumnya, penutupan juga berlaku sejak 8 Agustus 2026. Pola yang sama terlihat tahun ini: vegetasi kering, angin kencang, dan api yang cepat membesar di medan terjal.
Pembaruan 23 Oktober 2026: pembatasan ini sudah dicabut. BB TNBTS membuka kembali seluruh akses wisata Penanjakan mulai 23 Oktober 2026 pukul 00.01 WIB setelah tidak ditemukan lagi titik api. Rincian pembukaan, kuota, dan harga tiket ada di Penanjakan Bromo dibuka kembali 23 Oktober 2026.
Pertanyaan yang Sering Ditanyakan
Apakah wisata Bromo ditutup total per 18 Oktober 2026? Belum. Yang berlaku adalah pembatasan aktivitas di kawasan Penanjakan hingga Lemah Pasar sejak 17 Oktober 2026 pukul 21.30 WIB. Status bisa berubah menjadi penutupan total bila api meluas, jadi cek pengumuman resmi TNBTS sebelum berangkat.
Apakah sunrise di Penanjakan masih bisa dinikmati? Tidak seperti biasa. Batas aktivitas hingga Lemah Pasar membatasi pergerakan di kawasan Penanjakan. Tanyakan ke operator jeep soal titik pandang alternatif yang masih diizinkan, seperti Bukit Kedaluh atau Mentigen.
Apakah tiket yang sudah dibeli bisa di-refund? Mekanisme refund dan penjadwalan ulang baru diberlakukan bila kawasan ditutup total, seperti pada penutupan 12-18 September 2026. Simpan bukti booking online dan pantau pengumuman resmi TNBTS.
Sampai kapan pembatasan ini berlaku? Hingga ada pemberitahuan lebih lanjut. Belum ada tanggal pasti, karena keputusan bergantung pada perkembangan pemadaman dan kondisi angin di lapangan.
Semua harga dan ketentuan bersifat kisaran dan bisa berubah, cek ulang sebelum berangkat.
Sumber: Kompas.com (18 Oktober 2026), Kompas regional, Kementerian Kehutanan, dan keterangan Balai Besar TNBTS, 13-18 Oktober 2026. Foto: Wikimedia Commons.
Diperbarui 18 Oktober 2026 pukul 05.00 WIB.
Sebelum berangkat
Pertanyaan umum
Apakah wisata Bromo ditutup total per 18 Oktober 2026?
Belum. Yang berlaku adalah pembatasan aktivitas di kawasan Penanjakan hingga Lemah Pasar sejak 17 Oktober 2026 pukul 21.30 WIB. Status bisa berubah menjadi penutupan total bila api meluas, jadi cek pengumuman resmi TNBTS sebelum berangkat.
Apakah sunrise di Penanjakan masih bisa dinikmati?
Tidak seperti biasa. Batas aktivitas hingga Lemah Pasar membatasi pergerakan di kawasan Penanjakan. Tanyakan ke operator jeep soal titik pandang alternatif yang masih diizinkan, seperti Bukit Kedaluh atau Mentigen.
Apakah tiket yang sudah dibeli bisa di-refund?
Mekanisme refund dan penjadwalan ulang baru diberlakukan bila kawasan ditutup total, seperti pada penutupan 12-18 September 2026. Simpan bukti booking online dan pantau pengumuman resmi TNBTS.
Sampai kapan pembatasan ini berlaku?
Hingga ada pemberitahuan lebih lanjut. Belum ada tanggal pasti, karena keputusan bergantung pada perkembangan pemadaman dan kondisi angin di lapangan.






