Jurnal perjalanan / Promo & News

Kabut Asap Singapura 16 Oktober 2026: PSI 227, Turun 30 Persen

Kabut asap Singapura 16 Oktober 2026: PSI tembus 227, wisata luar ruangan turun 30 persen, sejumlah penerbangan dibatalkan.

Kabut Asap Singapura 16 Oktober 2026: PSI 227, Turun 30 Persen
Promo & News / Stevanya Travel Journal
Dalam cerita ini

Kabut asap dari karhutla di Sumatra dan Kalimantan membuat kualitas udara Singapura masuk kategori sangat tidak sehat pada 16 Oktober 2026. PSI wilayah tengah Singapura menyentuh 227, rekor tertinggi tahun ini.

Dampaknya bukan cuma soal udara. Bisnis wisata luar ruangan di Singapura kehilangan pesanan hingga 30 persen, sejumlah penerbangan dibatalkan, dan Malaysia mencatat 34 dari 68 stasiun pemantau berada di level tidak sehat.

Baca jugaSingapura 3 Hari 2 Malam dari Jakarta: Itinerary dan BudgetSingapura

Ringkas 5 Poin

  1. PSI wilayah tengah Singapura menyentuh 227 pada 16 Oktober, tertinggi sepanjang 2026.
  2. Tiga wilayah Singapura serentak "sangat tidak sehat", pertama kali tahun ini.
  3. Pesanan wisata luar ruangan seperti yacht dan walking tour turun 10 sampai 30 persen.
  4. Firefly membatalkan penerbangan Subang-Seletar sampai 18 Oktober 2026.
  5. Kabut asap diprediksi bertahan 3-4 minggu, PSI bisa melewati 300.

Data Kunci

ItemDetail
PSI wilayah tengah227 pada 16 Oktober 2026, pukul 09.00 waktu setempat
StatusVery Unhealthy (di atas 200), berpotensi tembus 300
PM2.5 Singapura barat288 µg/m³ pada 14 Oktober, tertinggi 2026
Wilayah terdampakSingapura, Johor, Melaka, Sarawak, Kalimantan, Sumatra
Malaysia34 dari 68 stasiun pemantau tidak sehat, tertinggi Bukit Rambai 184
PenerbanganFirefly batal Subang-Seletar sampai 18 Oktober 2026
Wisata luar ruanganPesanan turun 10-30 persen dibanding tahun lalu

Dampaknya buat Kamu

  • Kalau kamu ke Singapura minggu ini: pindahkan aktivitas ke tempat indoor seperti National Gallery, museum, atau Singapore City Gallery. Operator wisata setempat sendiri menyarankan ini saat PM2.5 tinggi.
  • Kalau kamu punya tiket pesawat atau ferry ke Singapura dan Johor: cek status penerbangan H-1 dan pagi hari keberangkatan, lalu simpan bukti pembatalan untuk klaim reschedule atau refund.
  • Kalau kamu berencana berangkat akhir Oktober atau November: tahan dulu pemesanan yang tidak bisa diubah. Perubahan angin muson yang biasanya membersihkan asap baru diperkirakan datang akhir Oktober sampai awal November.
  • Kalau rencanamu batal: alihkan ke destinasi dalam negeri yang tidak terdampak asap, atau tunda ke musim hujan. Cek juga kabut asap di dalam negeri lewat Kabut Asap Kalteng 16 Oktober 2026 yang menunda operasi modifikasi cuaca.

Cara Cek Sebelum Berangkat

  1. Buka haze.gov.sg dari National Environment Agency Singapura untuk melihat PSI 24 jam dan PM2.5 per jam.
  2. Untuk aktivitas hari itu, patokan yang dipakai warga setempat adalah PM2.5 satu jam, bukan PSI 24 jam.
  3. Kalau PM2.5 masuk band tinggi, hindari aktivitas berat di luar ruangan dan siapkan masker N95.
  4. Pantau kanal resmi maskapai untuk rute Singapura, Johor, dan Melaka karena pembatalan biasanya diumumkan H-1.
  5. Bandingkan dengan rencana perjalananmu di itinerary Singapura 3 hari 2 malam supaya bagian outdoor bisa dipindah ke hari lain.

Kabut asap menyelimuti kawasan Tanjong Rhu, Singapura, pada 16 Oktober 2026 Sumber : https://commons.wikimedia.org/wiki/File:Haze_over_Tanjong_Rhu_on_October_16,_2026_-_RSKY.jpg

Pertanyaan yang Sering Ditanyakan

Apakah wisata Singapura ditutup karena kabut asap? Tidak. Singapore Tourism Board menyatakan Singapura tetap menerima wisatawan dan hanya mengimbau pengunjung memeriksa haze.gov.sg untuk mengatur aktivitas harian.

Apakah penerbangan ke Singapura masih normal? Sebagian besar masih berjalan. Yang terdampak sejauh ini adalah Firefly rute Subang-Seletar yang dibatalkan sampai 18 Oktober, serta sejumlah keterlambatan karena jarak pandang turun.

Sampai kapan kabut asap Singapura bertahan? Pemerintah Singapura memperkirakan kabut asap bertahan 3-4 minggu dan bisa menyentuh level berbahaya (PSI di atas 300), sebelum angin muson berganti pada akhir Oktober atau awal November.

Apakah wisatawan Indonesia membatalkan perjalanan ke Singapura? Belum. Operator tur di Jakarta melaporkan klien Indonesia tetap berangkat sesuai jadwal, meski sebagian penerbangan mengalami keterlambatan.

Garis langit kawasan bisnis Singapura saat kabut menyelimuti Sumber : https://commons.wikimedia.org/wiki/File:SG_haze-skyline.JPG

Semua harga dan angka kualitas udara bersifat kisaran dan bisa berubah, cek ulang sebelum berangkat. Foto utama: kabut asap di Tanjong Rhu, Singapura, 16 Oktober 2026 (Sumber : https://commons.wikimedia.org/wiki/File:Haze_over_Tanjong_Rhu_on_October_16,_2026_-_RSKY.jpg). Diriset 17 Oktober 2026 dari National Environment Agency Singapura, CNA, The Straits Times, Travel Weekly Asia, VnExpress, dan Jawa Pos.

Diperbarui 17 Oktober 2026 pukul 02.45 WIB.

Sebelum berangkat

Pertanyaan umum

Apakah wisata Singapura ditutup karena kabut asap?

Tidak. Singapore Tourism Board menyatakan Singapura tetap menerima wisatawan dan hanya mengimbau pengunjung memeriksa haze.gov.sg untuk mengatur aktivitas harian.

Apakah penerbangan ke Singapura masih normal?

Sebagian besar masih berjalan. Yang terdampak sejauh ini adalah Firefly rute Subang-Seletar yang dibatalkan sampai 18 Oktober, serta sejumlah keterlambatan karena jarak pandang turun.

Sampai kapan kabut asap Singapura bertahan?

Pemerintah Singapura memperkirakan kabut asap bertahan 3-4 minggu dan bisa menyentuh level berbahaya (PSI di atas 300), sebelum angin muson berganti pada akhir Oktober atau awal November.

Apakah wisatawan Indonesia membatalkan perjalanan ke Singapura?

Belum. Operator tur di Jakarta melaporkan klien Indonesia tetap berangkat sesuai jadwal, meski sebagian penerbangan mengalami keterlambatan.