Jalur Pendek Arjuno Dibuka 3 November, Puncak Masih Tutup
Jalur pendek Arjuno via Pacet dibuka lagi 3 November 2026, tetapi puncak Arjuno dan Welirang masih ditutup. Ini status dan syaratnya.

Dalam cerita ini
UPT Tahura Raden Soerjo kembali membuka pendakian jalur pendek di kawasan Gunung Arjuno-Welirang, Selasa (3/11/2026). Yang dibuka baru rute menuju Gunung Pundak dan Bumi Perkemahan Loka Wiyata Surya di Kecamatan Pacet, Kabupaten Mojokerto.
Puncak Arjuno dan Welirang tetap ditutup. Pengelola menunggu hasil asesmen karena tanah bekas kebakaran masih labil dan pemulihan ekosistem belum selesai.
Baca jugaPendakian Arjuno-Welirang Ditutup 17 Oktober 2026 Imbas KarhutlaPromo & NewsRingkas 5 Poin
- Pendakian jalur pendek via Pacet, Mojokerto, dibuka lagi mulai Selasa, 3 November 2026.
- Rute yang dilayani baru Gunung Pundak dan Buper Loka Wiyata Surya.
- Jalur panjang ke puncak Gunung Arjuno dan Welirang masih ditutup.
- Jalur pendek di Pasuruan, Malang, dan Kota Batu belum dibuka, termasuk Bukit Lincing.
- Briefing dan pemeriksaan barang pendaki tetap dijalankan sesuai SOP di pos.
Jadwal dan Lokasi
| Item | Detail |
|---|---|
| Jalur dibuka | Jalur pendek via Pacet, Kabupaten Mojokerto |
| Tujuan yang dilayani | Gunung Pundak dan Buper Loka Wiyata Surya |
| Mulai berlaku | Selasa, 3 November 2026 |
| Pengelola | UPT Tahura Raden Soerjo |
| Masih ditutup | Jalur panjang puncak Arjuno dan Welirang, menunggu asesmen |
| Belum dibuka | Jalur pendek Pasuruan, Malang, dan Kota Batu, termasuk Bukit Lincing |
| Syarat | Briefing dan pemeriksaan barang sesuai SOP di pos pendakian |
Jalur pendek Pacet dibuka karena kawasannya tidak terdampak kebakaran. "Saat ini, sudah dibuka pendakian jalur pendek. Untuk jalur panjang belum," kata Junet, staf UPT Tahura R. Soerjo, seperti dikutip Radar Bromo, Selasa (3/11/2026).
Pembukaan ini bersyarat. Pendaki tetap menjalani briefing dan pemeriksaan barang di pos sesuai prosedur, dan pengelola menegaskan tidak ada jalur pendek yang dibuka di wilayah Kabupaten Pasuruan, Kabupaten Malang, maupun Kota Batu. Jalur pendek ke Bukit Lincing di Kecamatan Lawang, Malang, juga belum dibuka.
Sumber : https://commons.wikimedia.org/wiki/File:Gunung_arjuno_Welirang.jpg
Kawasan Arjuno-Welirang sendiri baru saja melewati dua kali penutupan pada 2026. Jalur dibuka 26 September 2026 dengan kuota 550 pendaki per hari untuk empat jalur resmi, lalu ditutup lagi 17 Oktober 2026 karena kebakaran hutan dan lahan. Kebakaran itu sempat meluas sampai wilayah Malang dan Kota Batu.
Untuk jalur panjang, belum ada tanggal buka. Pengelola menyebut kondisi tanah yang masih labil dan proses pemulihan ekosistem pascabencana sebagai pertimbangan, sehingga pendakian ke puncak Arjuno dan Welirang masih menunggu asesmen.
Update Jumat 6 November 2026: Dua Bahaya yang Menahan Pembukaan
Sampai Jumat (6/11/2026), seluruh jalur menuju puncak Arjuno dan Welirang masih ditutup. UPT Tahura Raden Soerjo belum mengambil keputusan pembukaan karena asesmen lapangan belum selesai.
"Kebakaran memang sudah padam, tetapi di beberapa jalur masih sangat rawan. Banyak pohon rapuh sisa terbakar yang rawan tumbang. Ada satu pohon berukuran besar yang posisinya persis di samping jalur utama," kata Kepala UPT Tahura Raden Soerjo, Agustiningtyas Marani, Jumat (6/11/2026).
| Bahaya | Temuan di lapangan | Risiko buat pendaki |
|---|---|---|
| Pohon lapuk sisa kebakaran | Banyak batang pohon mati, satu pohon besar persis di samping jalur utama | Tumbang saat dilintasi, terutama ketika angin kencang atau hujan |
| Tanah gembur di jalur bagian atas | Suhu ekstrem kebakaran diduga merusak struktur tanah di lintasan pucuk yang sempit | Pergeseran tanah atau longsor kecil di jalur sempit |
Pengelola menyebut lintasan di bagian atas memang sempit. Kalau tanahnya gembur dan tetap dipaksa dilintasi, material bisa bergeser ke bawah dan membahayakan pendaki.
| Item | Status 6 November 2026 |
|---|---|
| Jalur pendek via Pacet (Gunung Pundak, Buper Loka Wiyata Surya) | Dibuka sejak 3 November 2026 |
| Jalur menuju puncak Arjuno dan Welirang | Masih ditutup |
| Penjadwalan ulang tiket | Belum dibuka sejak penutupan 17 Oktober 2026 |
| Kuota harian bila dibuka | Tetap 550 orang per hari di empat jalur |
| Pembagian kuota | Sumberbrantas (Kota Batu) 200, Tretes 150, Tambaksari 150, Lawang 50 sampai 150 |
| Keputusan soal pohon rawan | Menunggu asesmen, apakah dirobohkan atau dipertahankan |
Pembagian kuota jalur Lawang ditulis berbeda oleh dua sumber: ANTARA menyebut 50 orang per hari, Liputan6 menyebut 150. Totalnya sama, 550 orang per hari.
Yang perlu dicatat, penjadwalan ulang belum dibuka. Kompas.com (27/10/2026) mencatat sekitar 4.000 pendaki sudah mendaftar online sampai akhir tahun dan belum menerima tanggal pengganti. Kalau kamu memegang tiket lama, jangan membeli tiket baru dari perantara, karena belum ada tanggal buka untuk jalur puncak.
Dampaknya buat Kamu
- Kalau targetmu Gunung Pundak atau Buper Pacet, rencana bisa jalan lagi, tapi daftar lewat pos resmi dan ikuti briefing. Jangan berangkat tanpa tiket atau lewat jalur alternatif yang tidak diakui pengelola.
- Kalau targetmu puncak Arjuno atau Welirang, tunda dulu. Belum ada tanggal buka, jadi tiket yang dijual pihak lain untuk rute puncak patut dicurigai.
- Kalau rencanamu lewat Lawang, Tretes, Sumberbrantas, atau Tambakwatu, cek dulu ke pos masing-masing. Jalur pendek di tiga wilayah itu masih tutup, termasuk Lincing.
- Kalau tidak mau menunggu, pilih tujuan lain yang statusnya sudah jelas. Memaksakan pendakian di kawasan yang ditutup berisiko sanksi dan bahaya, terutama di lereng bekas kebakaran saat hujan. Sebagai pembanding, jalur pendakian Gunung Lawu juga masih ditutup sampai sekarang.
Cara Cek Status dan Daftar Pendakian
- Buka kanal resmi UPT Tahura Raden Soerjo atau akun Instagram pengelola sebelum menyusun rencana.
- Tanyakan status jalur yang kamu incar per pos: Pacet, Tretes, Tambakwatu, Sumberbrantas, atau Lawang.
- Pesan tiket pendakian lewat kanal resmi yang ditunjuk pengelola, bukan lewat perantara.
- Datang lebih awal untuk briefing dan pemeriksaan barang, dan bawa logistik tanpa bahan mudah terbakar.
- Bawa turun seluruh sampah serta jangan menyalakan api dalam bentuk apa pun selama berada di kawasan Tahura.
Sumber : https://commons.wikimedia.org/wiki/File:Gunung_Arjuno_dari_Pujon.jpg
Pertanyaan yang Sering Ditanyakan
Apakah pendakian Gunung Arjuno sudah dibuka? Sebagian. Per 3 November 2026 hanya jalur pendek via Pacet, Mojokerto, yang dibuka, dengan tujuan Gunung Pundak dan Buper Loka Wiyata Surya. Jalur panjang ke puncak Arjuno dan Welirang masih ditutup.
Jalur mana yang belum dibuka? Jalur panjang puncak Arjuno-Welirang, serta seluruh jalur pendek di Kabupaten Pasuruan, Kabupaten Malang, dan Kota Batu, termasuk Bukit Lincing via Lawang.
Apakah perlu tiket untuk naik Gunung Pundak? Ya. Pendaki tetap mendaftar lewat kanal resmi pengelola dan menjalani briefing serta pemeriksaan barang di pos sesuai SOP.
Kapan puncak Arjuno dan Welirang dibuka lagi? Belum ada tanggal. Pengelola menunggu asesmen kondisi tanah dan pemulihan ekosistem pascakebakaran.
Apakah boleh mendaki lewat jalur tidak resmi? Tidak. Kawasan yang masih ditutup tidak dilayani pos perizinan, sehingga tidak ada pengawasan, pencatatan pendaki, maupun jalur evakuasi yang siap.
Status jalur bisa berubah sewaktu-waktu mengikuti cuaca dan hasil asesmen pengelola, jadi cek ulang sebelum berangkat. Foto ilustrasi berasal dari Wikimedia Commons dan bukan dokumentasi penutupan November 2026.
Riset 4 November 2026 pukul 13.40 WIB, diperbarui 6 November 2026 pukul 16.50 WIB. Sumber: Radar Bromo 3 November 2026 (kutipan staf UPT Tahura R. Soerjo), ANTARA 5 November 2026 dan Liputan6 6 November 2026 untuk asesmen pascakebakaran, Kompas.com 27 Oktober 2026 untuk jumlah pendaki yang menunggu, Liputan6 26 September 2026 dan ANTARA 24 September 2026 untuk konteks pembukaan sebelumnya, arsip pemberitaan Stevanya 17 Oktober 2026.
Sebelum berangkat
Pertanyaan umum
Apakah pendakian Gunung Arjuno sudah dibuka?
Sebagian. Per 3 November 2026 hanya jalur pendek via Pacet, Mojokerto, yang dibuka, dengan tujuan Gunung Pundak dan Buper Loka Wiyata Surya. Jalur panjang ke puncak Arjuno dan Welirang masih ditutup.
Jalur mana yang belum dibuka?
Jalur panjang puncak Arjuno-Welirang, serta seluruh jalur pendek di Kabupaten Pasuruan, Kabupaten Malang, dan Kota Batu, termasuk Bukit Lincing via Lawang.
Apakah perlu tiket untuk naik Gunung Pundak?
Ya. Pendaki tetap mendaftar lewat kanal resmi pengelola dan menjalani briefing serta pemeriksaan barang di pos sesuai SOP.
Kapan puncak Arjuno dan Welirang dibuka lagi?
Belum ada tanggal. Pengelola menunggu asesmen kondisi tanah dan pemulihan ekosistem pascakebakaran.
Apakah boleh mendaki lewat jalur tidak resmi?
Tidak. Kawasan yang masih ditutup tidak dilayani pos perizinan, sehingga tidak ada pengawasan, pencatatan pendaki, maupun jalur evakuasi yang siap.
Saya sudah punya tiket pendakian, apakah bisa dijadwalkan ulang?
Belum. UPT Tahura Raden Soerjo belum membuka skema penjadwalan ulang sejak kawasan ditutup 17 Oktober 2026. Sekitar 4.000 pendaki yang sudah mendaftar sampai akhir tahun masih menunggu tanggal pengganti, jadi pantau kanal resmi pengelola dan jangan bergantung pada perantara.
Apa yang membuat jalur puncak belum dibuka meski api sudah padam?
Dua hal. Pertama, banyak pohon lapuk sisa kebakaran yang rawan tumbang, termasuk satu pohon besar di samping jalur utama. Kedua, tanah di jalur bagian atas diduga ikut rusak akibat suhu ekstrem sehingga gembur dan rawan bergeser. Keduanya harus selesai diasesmen sebelum jalur dibuka.



