Jurnal perjalanan / Promo & News

Istana Kekaisaran Kyoto Tutup 9 Tahun, Terakhir 12 Oktober

Istana Kekaisaran Kyoto menutup aula utama Shishinden untuk renovasi sekitar 9 tahun. Hari terakhir kunjungan 12 Oktober 2026, gratis.

Istana Kekaisaran Kyoto Tutup 9 Tahun, Terakhir 12 Oktober
Promo & News / Stevanya Travel Journal
Dalam cerita ini

Istana Kekaisaran Kyoto (Kyoto Gosho) menutup aula upacara utamanya, Shishinden, untuk restorasi sekitar sembilan tahun. Hari terakhir pengunjung bisa melihat bangunan bersejarah itu dari dekat adalah Senin, 12 Oktober 2026, gratis dan tanpa reservasi.

Pameran musim gugur dibuka sejak Kamis, 8 Oktober 2026. Pagi hari pertama, sekitar 260 orang mengantre sebelum gerbang dibuka. Setelah proyek restorasi dimulai, aula akan tertutup struktur pelindung dan tidak lagi bisa dilihat dari dekat.

Aula Shishinden Istana Kekaisaran Kyoto dengan atap kayu hinoki dan halaman kerikil putih Sumber : https://commons.wikimedia.org/wiki/File:Kyoto-gosho_Shishinden_zenkei-5.jpg

Baca jugaOsaka Kyoto Hemat 5 Hari dari Jakarta: Budget & ItineraryEvent & Countdown

Ringkas 5 Poin

  1. Aula Shishinden di Istana Kekaisaran Kyoto ditutup untuk restorasi sekitar sembilan tahun.
  2. Kesempatan terakhir melihat dari dekat berlangsung 8 sampai 12 Oktober 2026.
  3. Kunjungan gratis, tanpa reservasi, masuk pukul 09.00 sampai 15.20 waktu Jepang.
  4. Restorasi mengganti atap kayu, memperbarui fasilitas keselamatan, dan menguji ketahanan gempa.
  5. Selama pengerjaan, aula tertutup struktur pelindung sehingga tidak bisa dilihat wisatawan.

Jadwal dan Lokasi

ItemDetail
LokasiKyoto Gyoen, Kamigyo-ku, Kyoto, Jepang
Hari terakhir kunjunganSenin, 12 Oktober 2026
Jam masuk09.00 sampai 15.20 waktu setempat
TiketGratis, tanpa reservasi
Mulai ditutupSetelah 12 Oktober 2026, selama sekitar 9 tahun
Yang bisa dilihatTakhta Takamikura, kursi Michodai, patung shishi, lukisan dinding, kimono

Shishinden adalah bangunan paling bergengsi di kompleks istana. Aula ini dipakai untuk upacara penting, termasuk penobatan Kaisar Meiji, Taisho, dan Showa. Bangunan yang berdiri sekarang dibangun ulang pada 1855 setelah kebakaran. Restorasi dibagi tiga tahap dan mencakup penggantian atap kulit kayu hinoki yang biasa diperbarui setiap 30 tahun, terakhir pada 1989 sampai 1990.

Di dalam aula dipamerkan takhta Takamikura yang dipakai Kaisar Naruhito saat penobatan 2019, serta kursi Michodai milik Permaisuri Masako. Gerbang Gishumon menampilkan benda budaya istana seperti patung singa dan anjing penjaga, lukisan dinding upacara, dan kimono keluarga kekaisaran.

Dampaknya buat Kamu

  • Kalau sedang di Kyoto pekan ini, Senin 12 Oktober 2026 adalah kesempatan terakhir melihat Shishinden dari dekat. Datang sebelum pukul 15.20 waktu setempat.
  • Kalau merencanakan trip Kyoto 2027 sampai 2030-an, jangan jadikan Shishinden sebagai alasan utama. Aula akan tertutup proyek selama sekitar sembilan tahun.
  • Kalau tidak bisa datang pekan ini, taman Kyoto Gyoen tetap terbuka setiap hari dan gratis. Kamu masih bisa berjalan di area istana tanpa melihat aula utama dari dekat.
  • Kalau ingin tetap ke Jepang, padukan dengan rute kota lain seperti Osaka dan Kyoto 5 hari dari Jakarta agar perjalanan tetap padat kegiatan.

Cara Masih Bisa Melihat Sebelum Ditutup

  1. Datang paling lambat Senin, 12 Oktober 2026, karena pameran musim gugur berakhir hari itu.
  2. Masuk dari gerbang utama istana di Kyoto Gyoen, lalu ikuti jalur kunjungan ke sisi selatan aula.
  3. Antre lebih pagi. Petugas istana mencatat antrean ramai bahkan di hari kerja, sekitar 260 orang sebelum gerbang dibuka.
  4. Berhenti di taman depan aula untuk melihat takhta Takamikura dan kursi Michodai dari luar bangunan.
  5. Cek pengumuman terbaru di kanal resmi Badan Rumah Tangga Kekaisaran Jepang sebelum berangkat, karena jam bisa menyesuaikan cuaca.

Kalau ingin menyusun perjalanan Jepang yang lengkap, bandingkan dulu dengan itinerary Tokyo 5 hari 4 malam dari Jakarta atau rencana Countdown USJ Osaka 2027 untuk mengisi hari selain kunjungan istana.

Takhta Takamikura dan kursi Michodai di dalam aula Shishinden Sumber : https://commons.wikimedia.org/wiki/File:Imperial_Throne_of_Shishinden_in_Kyoto_Imperial_Palace.jpg

Pertanyaan yang Sering Ditanyakan

Kapan Istana Kekaisaran Kyoto ditutup untuk renovasi? Penutupan aula Shishinden dimulai setelah pameran musim gugur berakhir, yaitu setelah Senin 12 Oktober 2026. Proyek restorasi diperkirakan berlangsung sekitar sembilan tahun dan dibagi tiga tahap.

Apakah tiket masuk Istana Kekaisaran Kyoto berbayar? Tidak. Kunjungan ke Istana Kekaisaran Kyoto gratis dan tidak memerlukan reservasi. Pengunjung hanya perlu melewati pemeriksaan keamanan di gerbang masuk.

Apa yang bisa dilihat sebelum aula ditutup? Pengunjung bisa melihat eksterior aula Shishinden dari taman depan, termasuk takhta Takamikura dan kursi Michodai. Pameran juga menampilkan patung singa dan anjing penjaga, lukisan dinding upacara, serta kimono keluarga kekaisaran.

Semua jam dan jadwal bersifat kisaran dan bisa berubah, cek ulang sebelum berangkat. Foto: aula Shishinden Istana Kekaisaran Kyoto (Wikimedia Commons, CC0) dan takhta Takamikura di dalamnya (Wikimedia Commons, CC BY-SA 4.0). Sumber: Kyodo News (8 Oktober 2026), Asahi Shimbun (25 September 2026), Badan Rumah Tangga Kekaisaran Jepang. Diriset 12 Oktober 2026.

Diperbarui 12 Oktober 2026 pukul 04.20 WIB.

Sebelum berangkat

Pertanyaan umum

Kapan Istana Kekaisaran Kyoto ditutup untuk renovasi?

Penutupan aula Shishinden dimulai setelah pameran musim gugur berakhir, yaitu setelah Senin 12 Oktober 2026. Proyek restorasi diperkirakan berlangsung sekitar sembilan tahun dan dibagi tiga tahap.

Apakah tiket masuk Istana Kekaisaran Kyoto berbayar?

Tidak. Kunjungan ke Istana Kekaisaran Kyoto gratis dan tidak memerlukan reservasi. Pengunjung hanya perlu melewati pemeriksaan keamanan di gerbang masuk.

Apa yang bisa dilihat sebelum aula ditutup?

Pengunjung bisa melihat eksterior aula Shishinden dari taman depan, termasuk takhta Takamikura dan kursi Michodai. Pameran juga menampilkan patung singa dan anjing penjaga, lukisan dinding upacara, serta kimono keluarga kekaisaran.