Banjir Sumatera Utara 26 Oktober 2026: 6 Kabupaten, Jalan Putus
Banjir Sumatera Utara 26 Oktober 2026 melanda 6 kabupaten. Per 31 Oktober meluas ke 7 kabupaten/kota, 603 warga Medan dievakuasi.

Dalam cerita ini
Jawaban cepat: Banjir dan longsor melanda enam kabupaten di Sumatera Utara antara 20 dan 26 Oktober 2026. Jalur lintas Tarutung–Sibolga di Desa Sibalanga, Kecamatan Adian Koting, amblas 10–15 meter dan kini dibuka-tutup, sementara ruas Holi–Fatodano di Nias masih putus total.
Banjir dan tanah longsor melanda enam kabupaten di Sumatera Utara pada pekan terakhir Oktober 2026. Laporan Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops PB) BPBD Sumatera Utara per Senin, 26 Oktober 2026 pukul 08.00 WIB mencatat ratusan warga terdampak, badan jalan amblas, dan jembatan hanyut.
Bagi yang berencana berangkat, gangguan paling terasa di jalur Tarutung–Sibolga dan ruas Holi–Fatodano di Nias. Jalur Medan–Berastagi lewat Namorambe–Sembahe sempat tertutup pada Sabtu, 24 Oktober 2026, tetapi kini sudah bisa dilalui lagi.
Baca jugaDanau Toba 3 Hari 2 Malam dari Jakarta: Itinerary dan BiayaSumateraPerkembangan 31 Oktober 2026: banjir meluas ke tujuh kabupaten/kota di Sumatera Utara. BPBD Sumut mencatat 603 warga dievakuasi di Medan dan 694 jiwa terdampak di Langkat. Status Sumut turun dari Siaga ke Waspada pada 1 November 2026.
Ringkas 5 Poin
- Enam kabupaten di Sumatera Utara dilanda banjir dan longsor antara 20 dan 26 Oktober 2026.
- Tapanuli Tengah paling parah: 424 jiwa terdampak, tanggul jebol, jembatan darurat putus.
- Jalur Tarutung–Sibolga amblas 10–15 meter di Adian Koting dan kini dibuka-tutup.
- Ruas Holi–Fatodano di Nias patah sejak 20 Oktober dan belum bisa dilalui kendaraan.
- BMKG menempatkan Sumatera Utara berstatus Siaga hujan lebat sampai 28 Oktober 2026.
Jadwal dan Lokasi
| Item | Detail |
|---|---|
| Periode kejadian | 20–26 Oktober 2026, laporan terakhir 26 Oktober pukul 08.00 WIB |
| Kabupaten terdampak | Deli Serdang, Tapanuli Utara, Nias, Labuhanbatu Utara, Dairi, Tapanuli Tengah |
| Titik terparah | Tapanuli Tengah: 106 kepala keluarga atau 424 jiwa, air sampai 1,5 meter |
| Jalur lintas | Tarutung–Sibolga di Desa Sibalanga, Adian Koting, amblas 10–15 meter |
| Jalur Nias | Holi–Fatodano di Kecamatan Ulugawo, badan jalan amblas dan patah |
| Jalur Berastagi | Namorambe–Sembahe di Desa Batu Mbeling, Sibolangit, longsor 24 Oktober, kini normal |
| Status cuaca | Siaga hujan lebat sampai sangat lebat, 26–28 Oktober 2026 (BMKG) |
| Catatan kesehatan | Kejadian luar biasa DBD dan malaria di Tapanuli Tengah, Dairi, Labuhanbatu Utara |

Sumber : https://commons.wikimedia.org/wiki/File:Landslide_in_North_Tapanuli_following_heavy_rainfall.jpg
Perkembangan 28–31 Oktober 2026
Laporan BPBD Sumatera Utara per Kamis, 29 Oktober 2026 pukul 09.00 WIB mencatat banjir dan tanah longsor di tujuh kabupaten/kota. Lima daerah dilanda banjir, dua lainnya longsor. Jumlahnya bertambah dari enam kabupaten pada laporan 26 Oktober.
| Item | Detail |
|---|---|
| Kabupaten/kota terdampak | Deli Serdang, Langkat, Mandailing Natal, Tapanuli Selatan, Padang Lawas Utara, Medan, Binjai |
| Evakuasi terbesar | Kota Medan, 603 warga dipindahkan ke pengungsian |
| Langkat | 694 jiwa terdampak; Desa Sekoci, Kecamatan Besitang, tergenang 100–150 cm |
| Asahan | 3.610 jiwa terdampak, genangan 30–80 cm sejak 27 Oktober |
| Mandailing Natal | 32 rumah terendam di Desa Binanga dan Rumbio |
| Deli Serdang | Longsor 28 Oktober memutus Jalan Sarilaba |
| Yang sudah surut | Kecamatan Sirapit dan Wampu di Langkat, warga kembali beraktivitas |
| Status BMKG 31 Oktober | Siaga hujan lebat: Aceh, Sumatera Utara, Bengkulu, Kalimantan Barat |
| Status BMKG 1 November | Sumatera Utara turun ke Waspada, Bengkulu tetap Siaga |
| Jalur Pining–Lokop, Aceh | Dibuka kembali 29 Oktober setelah sempat tergenang 80 cm |
- Kalau rencanamu ke Bukit Lawang atau Tangkahan, konfirmasi dulu ke pengelola. Banjir masih berlangsung di Kecamatan Besitang, Langkat, dan hujan diperkirakan bertahan sampai 1 November.
- Kalau kamu menunda perjalanan ke Danau Toba, rute timur Medan–Tebing Tinggi–Pematang Siantar masih jadi pilihan paling aman.
- Kalau kamu berada di jalur selatan, Tarutung–Sibolga tetap dibuka-tutup dan belum ada perbaikan permanen.
Dampaknya buat Kamu
- Kalau rencanamu ke Nias lewat Sibolga, siapkan waktu ekstra. Ruas Tarutung–Sibolga dibuka-tutup, jadi perjalanan darat dari Medan bisa molor beberapa jam.
- Kalau mau ke Danau Toba atau Berastagi dari Medan, jalur Namorambe–Sembahe sudah normal, tetapi longsor susulan masih mungkin terjadi selama hujan lebat.
- Kalau mau ke Taman Wisata Alam Sicike-cike di Dairi, sebaiknya tunda dulu. Bahu jalan kabupaten menuju kawasan itu di Desa Lae Hole II, Kecamatan Parbuluan, dilaporkan rusak.
- Kalau tanggal tidak bisa digeser, pakai rute timur Medan–Tebing Tinggi–Pematang Siantar untuk Danau Toba, lalu lihat hidden gem Danau Toba untuk spot yang lebih sepi.
Cara Aman Menempuh Jalur Sumut Pekan Ini
- Cek status jalan sehari sebelum berangkat lewat kanal resmi BPBD Sumatera Utara dan dinas perhubungan setempat.
- Untuk Sibolga, tanyakan kondisi Sibalanga di pos petugas Tarutung. Saat sistem buka-tutup diberlakukan, ikuti antrean dan jangan menyalip.
- Untuk Nias, konfirmasi jadwal kapal ke operator sebelum membeli tiket lanjutan dari Sibolga.
- Hindari berkendara malam di jalur perbukitan Sibolangit, Adian Koting, dan Tanah Pinem ketika hujan turun.
- Bawa uang tunai, air minum, dan power bank. Jalur alternatif di Sumut bisa memutar puluhan kilometer.
- Kalau tiba di Bandara Kualanamu dan hendak lanjut darat, hitung ulang estimasi karena antrean buka-tutup.

Pertanyaan yang Sering Ditanyakan
Banjir di Sumatera Utara paling parah di kabupaten mana? Tapanuli Tengah. Luapan Sungai Tukka dan Sungai Lopian merendam empat kecamatan, dengan 106 kepala keluarga atau 424 jiwa terdampak dan air setinggi 1,5 meter di Kelurahan Bona Lumban, Kecamatan Tukka.
Apakah jalur ke Danau Toba ikut terputus? Tidak. Rute umum Medan–Parapat lewat Tebing Tinggi dan Pematang Siantar tidak melewati Tarutung. Yang terganggu adalah jalur barat menuju Sibolga, dan jalur Namorambe–Sembahe ke Berastagi yang kini sudah normal.
Apakah Nias sudah bisa dikunjungi? Ruas Holi–Fatodano di Kecamatan Ulugawo masih putus, tetapi Nias tetap bisa dijangkau lewat penerbangan atau penyeberangan. Konfirmasi jadwal ke operator sebelum berangkat.
Apakah hujan masih akan berlanjut? BMKG menempatkan Sumatera Utara pada status Siaga hujan lebat sampai sangat lebat untuk 26–28 Oktober 2026, jadi potensi banjir dan longsor susulan masih ada.
Ke mana harus melapor kalau terjebak di jalan? Hubungi 112 atau posko BPBD kabupaten setempat, lalu ikuti arahan petugas di titik buka-tutup.
Semua informasi kondisi jalan bersifat sementara dan bisa berubah mengikuti cuaca, cek ulang sebelum berangkat. Foto adalah dokumentasi arsip banjir dan longsor di Sumatera Utara dari Wikimedia Commons. Riset 27 Oktober 2026.
Diperbarui 31 Oktober 2026 pukul 20.45 WIB
Sebelum berangkat
Pertanyaan umum
Banjir di Sumatera Utara paling parah di kabupaten mana?
Tapanuli Tengah. Luapan Sungai Tukka dan Sungai Lopian merendam empat kecamatan, dengan 106 kepala keluarga atau 424 jiwa terdampak dan air setinggi 1,5 meter di Kelurahan Bona Lumban, Kecamatan Tukka.
Apakah jalur ke Danau Toba ikut terputus?
Tidak. Rute umum Medan-Parapat lewat Tebing Tinggi dan Pematang Siantar tidak melewati Tarutung. Yang terganggu adalah jalur barat menuju Sibolga, dan jalur Namorambe-Sembahe ke Berastagi yang kini sudah normal.
Apakah Nias sudah bisa dikunjungi?
Ruas Holi-Fatodano di Kecamatan Ulugawo masih putus, tetapi Nias tetap bisa dijangkau lewat penerbangan atau penyeberangan. Konfirmasi jadwal ke operator sebelum berangkat.
Apakah hujan masih akan berlanjut?
BMKG menempatkan Sumatera Utara pada status Siaga hujan lebat sampai sangat lebat untuk 26-28 Oktober 2026, jadi potensi banjir dan longsor susulan masih ada.
Ke mana harus melapor kalau terjebak di jalan?
Hubungi 112 atau posko BPBD kabupaten setempat, lalu ikuti arahan petugas di titik buka-tutup.



