Jurnal perjalanan / Promo & News

Banjir dan Longsor 31 Oktober 2026: 3 Kabupaten Terdampak

Banjir dan longsor 31 Oktober 2026 melanda Banyumas, Trenggalek, dan Lumajang. 21 kejadian, 2 korban jiwa, cek dampaknya buat liburanmu.

Banjir dan Longsor 31 Oktober 2026: 3 Kabupaten Terdampak
Promo & News / Stevanya Travel Journal
Dalam cerita ini

Jawaban cepat: Banjir dan longsor 31 Oktober 2026 melanda Banyumas di Jawa Tengah, Trenggalek, dan Lumajang di Jawa Timur setelah hujan deras sejak Jumat malam. Banyumas mencatat 21 kejadian dalam satu pagi, Trenggalek 19 titik longsor, dan Lumajang kehilangan dua warga.

Kejadian ini datang sehari sebelum diskon 30 persen Lokawisata Baturraden dan Menara Teratai mulai berlaku, 1 November 2026. Kalau kamu sudah menyusun rencana ke dua provinsi itu akhir pekan ini, kondisi jalan dan cuaca perlu dicek ulang sebelum berangkat.

Baca jugaDiskon Baturraden 30 Persen Mulai 1 November 2026 untuk RombonganPromo & News

Pembaruan 2 November 2026: hujan sejak Minggu malam memicu banjir lahar dingin Semeru di Tempursari, Jatiroto, dan Pasirian. Jembatan Malang-Lumajang terputus dan 117 KK di Dusun Tamansari terisolasi. Rincian titik putus dan rute ada di Banjir Lahar Semeru 2 November.

Ringkas 5 Poin

  1. Hujan lebat 30-31 Oktober 2026 memicu banjir dan longsor di Banyumas, Trenggalek, dan Lumajang.
  2. BPBD Banyumas mencatat 21 kejadian: 14 longsor, 5 banjir, 2 cuaca ekstrem di delapan kecamatan.
  3. Trenggalek: 19 titik longsor di lima desa Kecamatan Munjungan, 34 keluarga atau 103 jiwa terdampak.
  4. Lumajang: ayah dan anak meninggal tertimpa material longsor di Desa Tamanayu, Kecamatan Pronojiwo.
  5. BMKG masih menempatkan Jawa Tengah dan Jawa Timur dalam status waspada hujan lebat pada 1 November 2026.

Sebaran Kejadian 31 Oktober 2026

WilayahDetail kejadian
Banyumas, Jawa Tengah21 kejadian hingga pukul 08.47 WIB: 14 tanah longsor, 5 banjir, 2 cuaca ekstrem
Kecamatan terdampakWangon, Kebasen, Somagede, Purwojati, Ajibarang, Lumbir, Kemranjen, Rawalo
Titik longsorDesa Klinting (Somagede), Canduk (Lumbir), Kracak (Ajibarang), serta SDN 3 Pageralang, SDN 4 Tipar Kidul, dan SDN Karangsari
Banjir luapanDesa Gerduren (Purwojati), Desa Pengadegan dan Klapagading Kulon (Wangon), sekitar SMPN Wangon
InfrastrukturTanggul Sungai Jimblem di Desa Sawangan (Kebasen) jebol, pohon tumbang menutup jalan raya di Desa Rawaheng (Wangon)
Trenggalek, Jawa Timur19 titik longsor di lima desa Kecamatan Munjungan, 34 KK atau 103 jiwa terdampak, rumah rusak ringan sampai sedang
Lumajang, Jawa TimurLongsor pukul 02.10 WIB menimpa rumah di Desa Tamanayu, Pronojiwo, dua orang meninggal

Kenapa Hujan Akhir Oktober Sudah Berisiko

Hujan yang memicu bencana ini turun di masa peralihan musim. Di Banyumas, hujan deras datang dini hari ketika tanah sudah jenuh. Di Trenggalek, hujan berlangsung sejak Kamis 29 Oktober sampai Jumat pagi, lalu longsor muncul di 19 titik. Di Lumajang, hujan sedang sampai deras sejak Jumat siang berujung longsor setinggi sekitar 10 meter dan panjang 8 meter di bawah tebing rumah warga.

BMKG untuk 1 November 2026 masih memberi peringatan waspada hujan sedang sampai lebat di 24 provinsi, termasuk Jawa Tengah, Jawa Timur, Jawa Barat, dan DI Yogyakarta. Angin kencang diprakirakan di Nusa Tenggara Timur dan Papua Pegunungan, gelombang 1,25 sampai 2,5 meter di sejumlah perairan, serta potensi banjir rob di pesisir utara Jakarta, pesisir Jawa Barat, dan pesisir Nusa Tenggara Barat.

Dampaknya buat Kamu

  • Kalau kamu mau ke Baturraden untuk diskon 30 persen: Kecamatan Baturraden tidak masuk daftar delapan kecamatan terdampak versi BPBD Banyumas, tetapi daftar itu masih sementara dan hujan susulan masih mungkin. Konfirmasi status operasional ke pengelola sebelum berangkat, lalu cocokkan syarat diskonnya lewat rincian diskon Baturraden.
  • Kalau rute kamu melewati Banyumas selatan: Jalur Wangon sampai Kebasen ke arah Cilacap adalah area dengan kejadian terbanyak. Ada pohon tumbang yang sempat menutup jalan raya dan tanggul sungai yang jebol. Jangan menerobos genangan dan siapkan jalur alternatif.
  • Kalau kamu berencana ke Tumpak Sewu: Titik longsor di Lumajang berada di Kecamatan Pronojiwo, kecamatan yang sama dengan Tumpak Sewu di Desa Sidomulyo. Belum ada keterangan resmi soal perubahan operasional wisata di sana, jadi tanyakan langsung ke pengelola dan hindari area sungai saat hujan.
  • Kalau kamu mau ke pantai selatan Trenggalek: Longsor di Munjungan masih dipantau BPBD karena longsor susulan bisa terjadi bila hujan deras kembali. Tunda perjalanan malam di jalur perbukitan.
  • Kalau tanggalmu fleksibel: Geser ke hari kerja dan pilih pagi hari untuk perjalanan darat, karena hujan di masa peralihan musim umumnya turun sore sampai malam.

Cara Cek Kondisi Sebelum Berangkat

  1. Buka infoBMKG pagi hari untuk peringatan dini kabupaten tujuan, bukan hanya kota besar terdekat.
  2. Cek kanal resmi BPBD kabupaten tujuan untuk daftar jalan dan desa terdampak versi terbaru.
  3. Hubungi pengelola destinasi lewat WhatsApp atau media sosial resmi untuk memastikan jam buka dan akses.
  4. Pantau status jalan melalui akun Dinas Perhubungan dan Dinas Pekerjaan Umum setempat.
  5. Siapkan rencana kedua: satu destinasi pengganti, satu jam keberangkatan cadangan, dan saldo dompet digital untuk biaya perubahan.

Kawasan Lokawisata Baturraden di lereng Gunung Slamet, Kabupaten Banyumas, salah satu destinasi yang memberi diskon 30 persen mulai 1 November 2026 Sumber : https://commons.wikimedia.org/wiki/File:Baturraden%20overview%20from%20ridge,%20Purwokerto,%202015-03-23.jpg

Pertanyaan yang Sering Ditanyakan

Apakah Lokawisata Baturraden tutup akibat banjir 31 Oktober 2026? Belum ada keterangan resmi yang menyebut Baturraden tutup. Delapan kecamatan yang dilaporkan terdampak BPBD Banyumas adalah Wangon, Kebasen, Somagede, Purwojati, Ajibarang, Lumbir, Kemranjen, dan Rawalo, tanpa Kecamatan Baturraden. Tetap konfirmasi ke pengelola sebelum berangkat.

Di mana saja banjir dan longsor terjadi pada 31 Oktober 2026? Banyumas mencatat 21 kejadian di delapan kecamatan, Trenggalek mencatat 19 titik longsor di lima desa Kecamatan Munjungan, dan Lumajang mencatat longsor yang menimpa rumah di Desa Tamanayu, Kecamatan Pronojiwo.

Apakah aman berkendara ke Banyumas atau Lumajang akhir pekan ini? BMKG masih memasukkan Jawa Tengah dan Jawa Timur dalam peringatan waspada hujan lebat pada 1 November 2026. Perjalanan pagi hari lebih aman, hindari jalur perbukitan saat hujan, dan jangan menerobos genangan atau jalan yang tertutup material longsor.

Air Terjun Tumpak Sewu di Sidomulyo, Kecamatan Pronojiwo, Lumajang, kawasan yang berdekatan dengan titik longsor 31 Oktober 2026 Sumber : https://commons.wikimedia.org/wiki/File:Tumpak%20Sewu%20(53980578155).jpg

Semua harga, tarif, dan jadwal bersifat kisaran dan bisa berubah, cek ulang kanal resmi pengelola serta BMKG sebelum berangkat. Foto adalah dokumentasi kawasan Baturraden dan Tumpak Sewu, bukan lokasi kejadian longsor. Riset dilakukan 1 November 2026 pukul 02.45 WIB. Diperbarui 1 November 2026 pukul 03.05 WIB.

Sebelum berangkat

Pertanyaan umum

Apakah Lokawisata Baturraden tutup akibat banjir 31 Oktober 2026?

Belum ada keterangan resmi yang menyebut Baturraden tutup. Delapan kecamatan yang dilaporkan terdampak BPBD Banyumas adalah Wangon, Kebasen, Somagede, Purwojati, Ajibarang, Lumbir, Kemranjen, dan Rawalo, tanpa Kecamatan Baturraden. Tetap konfirmasi ke pengelola sebelum berangkat.

Di mana saja banjir dan longsor terjadi pada 31 Oktober 2026?

Banyumas mencatat 21 kejadian di delapan kecamatan, Trenggalek mencatat 19 titik longsor di lima desa Kecamatan Munjungan, dan Lumajang mencatat longsor yang menimpa rumah di Desa Tamanayu, Kecamatan Pronojiwo.

Apakah aman berkendara ke Banyumas atau Lumajang akhir pekan ini?

BMKG masih memasukkan Jawa Tengah dan Jawa Timur dalam peringatan waspada hujan lebat pada 1 November 2026. Perjalanan pagi hari lebih aman, hindari jalur perbukitan saat hujan, dan jangan menerobos genangan atau jalan yang tertutup material longsor.