Sate Klathak Bantul: 6 Warung Legendaris dan Harga 2026
Sate klathak Bantul: 6 warung legendaris seperti Pak Pong dan Pak Bari, harga Rp21.000-40.000 per porsi, plus jam buka dan tips.

Dalam cerita ini
Jawaban cepat: Sate klathak adalah sate kambing khas Bantul yang ditusuk jeruji besi sepeda, bukan bambu. Satu porsi berisi dua tusuk besar dengan harga Rp21.000–40.000, sudah termasuk kuah gulai. Warung paling legendaris adalah Sate Klathak Pak Pong di Jalan Sultan Agung, Wonokromo, Pleret, yang buka 09.00–23.30.
Yang membuat sate ini berbeda bukan bumbunya. Daging kambing hanya dibumbui garam, lalu dibakar di atas arang dengan tusuk besi yang menghantarkan panas merata. Hasilnya bagian luar sedikit gosong sementara dalamnya tetap juicy, mirip steak. Tidak ada kecap, tidak ada kacang, tidak ada bumbu kacang tebal.
Sumber : https://commons.wikimedia.org/wiki/File:10._Sate_Klathak_1.jpg
| Fakta Singkat | Keterangan |
|---|---|
| Asal | Wonokromo, Pleret, Bantul, Yogyakarta |
| Bahan | Kambing muda, hanya garam |
| Tusuk | Jeruji besi sepeda |
| Harga per porsi | Rp21.000–40.000 (2 tusuk) |
| Jam buka | 09.00–23.30 |
| Pendamping wajib | Kuah gulai dan nasi |
Baca jugaGudeg Yogyakarta: 6 Warung Legendaris dan Harga 2026KulinerAsal Nama dan Cara Makannya
Nama "klathak" disebut berasal dari bunyi lemak yang menetes ke arang, "klathak-klathak". Versi lain menyebutnya dari bunyi tusuk besi saat dibalik.
Cara makannya juga khas. Sate disajikan di atas piring bersama kuah gulai kuning encer. Kamu mencelup sate ke kuah itu, bukan menyiraminya. Nasi disajikan terpisah, dan sebagian warung menyebutnya nasi ceting.
Sumber : https://commons.wikimedia.org/wiki/File:10._Sate_Klathak_4.jpg
Karena bumbunya hanya garam, kualitas daging jadi penentu utama. Warung yang ramai biasanya memotong kambing setiap hari. Kalau datang terlalu malam, daging bisa sudah habis atau kualitasnya turun.
Enam Warung Pilihan
Sate Klathak Pak Pong
Jl. Sultan Agung No. 18, Jejeran II, Wonokromo, Pleret, Bantul. Buka 09.00–23.30 setiap hari. Satu porsi dua tusuk sekitar Rp21.000–30.000, tarif makan per orang Rp25.000–75.000 tergantung pesanan. Ini warung yang paling sering disebut sebagai yang legendaris, berjualan sejak 1960-an dan masih dijalankan keluarga yang sama.
Antrean paling panjang jatuh pada jam makan siang dan makan malam. Datang sekitar pukul 14.00–16.00 untuk pengalaman yang lebih nyaman.
Sate Klathak Pak Bari
Pasar Wonokromo, Jalan Imogiri Timur No. 5, Wonokromo, Pleret, Bantul. Tarif makan per orang Rp25.000–75.000. Warung ini muncul dalam film Ada Apa Dengan Cinta, dan sampai sekarang masih jadi rujukan wisatawan yang ingin mencoba lokasi syutingnya.
Sate Klathak Pak Jede
Berada di kawasan Pleret, Bantul. Dinas Pariwisata DIY mencatat Pak Jede sebagai salah satu warung sate klathak yang fenomenal dan wajib dicoba. Lokasinya tidak jauh dari Pak Pong, jadi bisa dijadikan perbandingan rasa dalam satu perjalanan.
Sate Mbak Bella
Jalan Imogiri Timur, Blawong I, Trimulyo, Jetis, Bantul, di sebelah selatan BRI Unit Wukirsari. Tarif makan Rp25.000–50.000 per orang, lebih miring dari warung besar. Catatan penting: sate di sini memakai tusuk kayu, bukan besi, jadi bukan klathak dalam arti harfiah.
Sate Petir Pak Nano
Kawasan Bantul. Tarif makan Rp25.000–50.000 per orang. Sama seperti Mbak Bella, memakai tusuk kayu biasa.
Warung Kambing di Sepanjang Imogiri Timur
Selain nama-nama besar di atas, sepanjang Jalan Imogiri Timur ada puluhan warung kambing yang tidak sepopuler Pak Pong tetapi harganya lebih miring dan antreannya pendek. Kalau tujuanmu sekadar mencoba rasa, warung pinggir jalan ini pilihan paling efisien.
Harga dan Isi Satu Porsi
| Item | Kisaran harga |
|---|---|
| Sate klathak 1 porsi (2 tusuk) | Rp21.000–30.000 |
| Sate klathak porsi besar | Rp30.000–40.000 |
| Nasi putih atau nasi ceting | Rp3.000–6.000 |
| Tongseng kambing | Rp25.000–40.000 |
| Tengkleng | Rp20.000–35.000 |
| Gulai babat | Rp20.000–35.000 |
| Es teh atau teh panas | Rp3.000–10.000 |
| Makan kenyang per orang | Rp35.000–75.000 |
Dua tusuk sate klathak kira-kira setara dengan lima sampai enam tusuk sate biasa karena potongan dagingnya jauh lebih besar. Jadi jangan pesan lima porsi untuk dua orang, itu terlalu banyak.
Cara ke Sana
Dari pusat Kota Yogyakarta, jarak ke Wonokromo sekitar 15 km dengan waktu tempuh 30–40 menit. Ada tiga cara:
- Motor sewaan. Paling praktis dan murah. Sewa harian Rp70.000–120.000. Jalur: Jalan Imogiri Timur lurus ke selatan sampai kilometer 7–10.
- Ojek daring. Dari Malioboro sekitar Rp35.000–55.000 sekali jalan. Murah, tetapi pulangnya agak sulit dapat driver di jam malam.
- Mobil dengan sopir. Rp400.000–600.000 untuk setengah hari. Cocok kalau ingin sekalian ke Pantai Parangtritis karena jalurnya searah.
Kalau naik kendaraan sendiri, siapkan waktu lebih karena Jalan Sultan Agung di depan Pak Pong sering macet pada akhir pekan dan musim liburan. Parkir tersedia di sekitar warung, sebagian gratis dan sebagian berbayar.
Tips Makan di Sate Klathak
- Datang di luar jam makan. Pukul 14.00–16.00 adalah waktu paling nyaman, antrean pendek dan daging masih segar.
- Pesan satu porsi dulu, lalu tambah. Dua tusuk sudah cukup untuk satu orang yang tidak terlalu lapar. Menambah lebih mudah daripada mengembalikan.
- Selalu pesan kuah gulai. Beberapa warung menyajikannya otomatis, sebagian harus diminta. Kuah ini yang menyelamatkan rasa karena sate hanya dibumbui garam.
- Minta tingkat kematangan. Sebagian warung bisa membuat sate lebih matang kalau kamu tidak suka bagian dalam yang masih merah.
- Bawa uang tunai. Hampir semua warung tidak menerima kartu atau QRIS, terutama yang buka malam.
- Jangan pakai pakaian bagus. Asap arang dan bau kambing akan menempel, terutama kalau duduk di area lesehan dekat pembakaran.
Cerita Pembaca
Saya sengaja datang jam 15.00 untuk menghindari antre, dan benar saja, langsung dapat meja. Satenya empuk sekali, tidak bau kambing sama sekali. Yang bikin kaget, kuah gulainya encer tapi rasanya kuat. Tips: jangan pesan lebih dari dua porsi per orang. — Arif, Jakarta (kunjungan September 2026)
Kami sekeluarga ke Pak Bari karena ingin lihat lokasi syuting AADC. Suasananya masih sederhana, meja panjang, ramai sekali. Total untuk empat orang Rp210.000 termasuk minuman. Tips: bawa tisu sendiri, di warung hanya disediakan seadanya. — Retno, Semarang (kunjungan Agustus 2026)
Anak saya umur 9 tahun dan tidak suka kambing, jadi saya pesan tongseng untuk dia. Ternyata habis juga. Tips: warung sate klathak umumnya juga punya menu ayam, jadi keluarga yang tidak makan kambing tetap bisa ikut. — Yuni, Bekasi (kunjungan Juli 2026)
Punya cerita makan sate klathak? Kirim pengalamanmu lewat halaman kontak kami dengan subjek "Cerita Pembaca Sate Klathak". Cerita terpilih akan tayang di artikel ini dengan nama dan kota asalmu.
Semua harga bersifat kisaran dan bisa berubah, cek ulang sebelum berangkat.
Sebelum berangkat
Pertanyaan umum
Berapa harga satu porsi sate klathak?
Rp21.000–40.000 untuk dua tusuk besar, sudah termasuk kuah gulai. Untuk makan kenyang dengan nasi dan minuman, siapkan Rp35.000–75.000 per orang.
Di mana sate klathak Pak Pong?
Jl. Sultan Agung No. 18, Jejeran II, Wonokromo, Kecamatan Pleret, Bantul, Yogyakarta. Buka setiap hari pukul 09.00–23.30.
Apa yang membuat sate klathak berbeda dari sate kambing biasa?
Ditusuk jeruji besi sepeda dan hanya dibumbui garam, tanpa kecap atau bumbu kacang. Tusuk besi menghantarkan panas merata sehingga luar gosong sementara dalam tetap juicy.
Jam berapa waktu paling nyaman makan di Sate Klathak Pak Pong?
Sekitar pukul 14.00–16.00, di luar jam makan siang dan makan malam. Antrean paling panjang justru di jam makan dan akhir pekan.
Apakah ada pilihan selain kambing?
Sebagian warung menyediakan tongseng, tengkleng, gulai babat, dan menu ayam. Cocok untuk anggota keluarga yang tidak makan kambing.


